Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Warga Bahalo Sagu di Festival Kampung Pulau

Warga Bahalo Sagu di Festival Kampung Pulau

  • account_circle
  • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
  • visibility 258

Festival  Kampong  Pulau  yang digelar warga  beberapa desa di Kabupaten Halmahera Selatan turut menampilkan produk pangan lokal. Kegiatan yang difasilitasi EcoNusa Indonesia bersama  Perkumpulan PakaTiva   itu,  telah dilaksanakan  di  Desa  Gane  Dalam  Gane Barat Selatan dan  Desa Samo Gane Barat  Utara. Kegiatan yang  seluruhnya disiapkan dan diselnggarakan warga itu, selain membuat    produk olahan pangan local seperti sagu, singkong dan padi ladang juga turut menampilkan beberapa atraksi budaya.

Di  Desa Samo, warga menampilkan  beberapa olahan makanan dari sagu, juga singkong dan  ubi jalar atau batatas. Mereka juga  mengolah padi   dengan ditumbuk secara  tradisional menggunakan lesung dan alu.  Produk makanan dari  pangan local ini turut dihidangkan kepada warga dan tamu yang hadir dalam acara ini.

Bahalo sagu menggunakan alat tradisional/ft hiar

“Pangan local yang ada ini menjadi tanda  atau memberi pesan kepada semua pihak bahwa banyak pangan local yang  diusahakan oleh warga untuk  memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Direktur Eksekutif EcoNusa  Bustar Maitar saat  memberi pesan-pesan dalam acara Festival ini.   Dia bilang warga sebenarnya mandiri dengan pangan local yang mereka miliki.    

Soal makanan dari sagu ada beberapa jenis  makanan dengan bahan baku tepung sagu yang dihasilkan misalnya,  popeda, sinyole (Sagu yang disangrai,red) boko boko (sagu yang dimasak di dalam bambu,red) dan baha-baha (tepung sagu dibungkus daun sagu lalu dibakar).

 Soal pangan sagu ini warga turut memeragakan cara mengolah sagu. Warga menyebutkan  dengan  bahalo sagu. Bahalo sagu ini ditunjukan mulai dari proses mengolah  pokok sagu, diremas hingga menjadi tepung sagu. Tidak itu saja wadah   menaruh tepung sagu juga  dibuat dari daun rumbia  yang dianyam membentuk seperti ember yang disebut dengan tumang.  

sinyole salah satu ,makanan dari tepung sagu

Menurut warga,  apa yang mereka tunjukan ini adalah bagian dari symbol mengolah pangan local  secara tradisional  yang kini sudah mulai ditinggalkan  warga.  Misalnya untuk bahalo sagu di beberapa tempat di Maluku Utara  tidak lagi menggunakan Ngongalo  (alat pemukul pokok sagu,red) tetapi  menggunakan mesin untuk menggiling. “Rata rata warga sudah menggunakan mesin untuk menggiling pokok sagu. Jadi kami menggunakan alat-alat tradisional ini untuk menunjukan alat alat pemukul sagu yang sudah mulai hilang ini,” ujar Luth Komo-komo  salah satu warga yang turut memeragakan cara bahalo sagu  dengan Ngongalo.  Cara mengolah sagu secara tradisional ini di desa  Samo  sudah lama ditinggalkan.

tumbuk padi menggunakan lesung dan alu/foto ivan

Padahal menurut warga dari sisi rasa tepung sagu yang dipukul dengan alat tradisional dan  mesin sangat berbeda. “Jelas dari segi rasa antara yang diolah dengan mesin dan menggunakan alat tradisiona ngongalo sangat beda,” jelasnya. Sementara untuk pangan dari  padi ladang ,warga sempat membuat  atraksi tumbuk padi mengunakan lesung dan alu. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sektor Perikanan di Malut Dianaktirikan?

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 311
    • 2Komentar

    Nelayan kecil Pulau Obi yang menangkap tuna. Foto MDPI

  • Sungai Sagea Nasibmu Kini, Keruh Belum Usai   

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 1.866
    • 2Komentar

    6 September 2023 “Emas Coklat” Mengalir Sampai Jauh Kuning kecoklatan air sungai Sagea dan kawasan sungai Boki Moruru di Desa Sagea Weda Halmahera Tengah Maluku Utara, yang ditengarai terjadi sejak April 2023 lalu belum juga usai. Informasi yang dihimpun kabarpulau.co.id/ dari lapangan  Selasa pagi, air sungai Sagea kembali keruh setelah sempat bersih beberapa hari.   […]

  • Gaungkan Perikanan Berkelanjutan Melalui Jurnalisme   

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Perikanan berkelanjutan menjadi salah satu isu penting sekarang dan di masa depan. Hal ini juga  berhubungan dengan masalah pangan dari kelautan. Terutama ketersediaan ikan  yang saat ini menghadapi berbagai  masalah. Dari penangkapan yang bersifat destruktif,  budidaya dan perlindungan  untuk  generasi di masa depan. Hal ini juga menjadi salah satu tema penting dari Green Press Community […]

  • BMKG: Awas Banjir dan Angin Kencang Mengintai

    • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi (Stamet) Ternate mengingatkan warga di Provinsi Maluku Utara untuk mewaspadai perkembangan La Nina dengan   terjadinya hujan deras dan angin kencang beberapa hari ini. Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasdatin) Stamet Ternate Setyawan  menjelaskan,  sejak Kamis (26/11) lalu Stamet Ternate telah mengingatkan adanya perkembangan cuaca yang terjadi akibat dampak […]

  • Dua Masalah di Tiga Pulau Halmahera Selatan   

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 536
    • 3Komentar

    Transportasi Tak  Aman, Energi Terbarukan Tak Terurus Jika Anda berangkat menuju  bagian Selatan Halmahera Maluku Utara, menuju  gugusan pulau Guraici,  Moari dan Kasiruta maka akan menyinggahi kampong- kampong di pulau tersebut.  Akhir Juli 2023 tepatnya 25 hingga 1 Agustus lalu kabarpulau.co.id/  mendatangi  beberapa pulau di kawasan itu, dalam satu tugas liputan mengenai pemanfaatan sumberdaya energy […]

  • Begini Cara Siapkan Warga Tubo Tanggap Bencana

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Kolaborasi Pertamina, IAGI, PRB dan PMI Kuatkan Warga Puluhan warga Tubo antusias mengikuti Simulasi Manajemen Posko dan Bantuan Pertama (First Aid) di sebuah tenda pengungsi di halaman Kantor Lurah Tubo Selasa (21/2/2-23). Mereka serius mendengar penjelasan dari para fasilitator. Sekdar diketahui warga Kelurahan Tubo di Kota Ternate Utara Ternate Maluku Utara ini,  rentan terhadap  bencana […]

expand_less