Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » BMKG: Awas Banjir dan Angin Kencang Mengintai

BMKG: Awas Banjir dan Angin Kencang Mengintai

  • account_circle
  • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
  • visibility 430

Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi (Stamet) Ternate mengingatkan warga di Provinsi Maluku Utara untuk mewaspadai perkembangan La Nina dengan   terjadinya hujan deras dan angin kencang beberapa hari ini.

Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasdatin) Stamet Ternate Setyawan  menjelaskan,  sejak Kamis (26/11) lalu Stamet Ternate telah mengingatkan adanya perkembangan cuaca yang terjadi akibat dampak La Nina ini. 

Dijelaskan, secara umum berbagi wilayah   mengalami  atau berada pada kategori hujan sedang. Provinsi Maluku Utara  berada pada katagori hujan sedang.  Hanya saja menurut dia, ada daerah atau pulau  yang saat ini  mengalami curah hujan tinggi yakni Pulau Ternate.  Dihubungi via hand phone Minggu (29/11) siang dia biang curah hujan di Pulau Ternate  termasuk tinggi yakni sebesar 274 mm. Sementara di daerah lain   yakni  151 sampai 200 mm.

Karena kondisi ini, BMKG memperkirakan  adanya ancaman banjir di wilayah Ternate Tengah, Ternate Utara Ternate Selatan Pulau Ternate Oba Utara dan Pulau Batang Dua.

Sementara  utuk kondisi angin kencang,  terjadi juga di wilayah di Maluku Utara.  BMKG memperkirakan,  adanya sirkulasi eddy  yang terpantau di wilayah timur laut Maluku Utara,  akan menguat menjadi tekanan rendah yang memicu tarikan angin di wilayah sekitarnya. Untuk

diketahui, sirkulasi Eddy merupakan sirkulasi di atmosfer berupa pusaran angin dengan durasi harian, dan biasanya jika suatu daerah terdapat Eddy, maka cenderung akan turun banyak hujan.  

Fenomena ini menyebabkan beberapa daerah di Maluku Utara juga mengalami peningkatan kecepatan angin hingga 35 knot. ”Pola angin umumnya bertiup dari barat dengan kecepatan 5 sampai 20 knot. Karena kondisi ini BMKG mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat Maluku Utara agar mewaspadai potensi angin kencang lebih dari 30 knot di pulau Bacan, Pulau Obi, Kayoa Ternate, Tidore Jailolo dan sekitarnya,” jelas Setywan.  Ditambahkan akibatnya ada potensi dampak yang muncul  dari gelombong tinggi hingga pohon  tumbang.

Sebelumnya pada 25 November lalu Pemkot Ternate telah mengeluarkan peringatan bagi warga kota Ternate. Untuk wilayah kota Ternate peringatan bagi warga disampaikan Kepala BPBD Kota Ternate Arif Gani. Dia meminta warga mewaspadai banjir yang terjadi di kalimati atau barangka. Misalnya di Kelurahan Maliaro sampai Kelurahan Toboko, Kelurahan Tubo ke arah Akehuda dan Dufa-dufa serta Kelurahan Takome dan Togafo.” Perlu kita waspada kondisi hujan yang terjadi saat ini, juga mewaspadai cuaca ekstrim yang terjadi,” harapnya. (*)    

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Reptil di Hutan dan Pulau di Maluku Utara 

    • calendar_month Jum, 24 Nov 2023
    • account_circle
    • visibility 1.191
    • 0Komentar

    Terus Diburu, Rawan Diselundupkan   Masa depan berbagai jenis reptile di hutan Halmahera dan pulau pulau lainya di Maluku Utara akan terus terancam. Terutama untuk jenis reptil yang memiliki harga jual tinggi. Sebut saja jenis kadal, biawak ular bahkan kura kura darat. Berulangkali jenis hewan   ini diamankan petugas karena dijual ke luar daerah dan diamankan […]

  • Ternate dan Tidore dalam Filosofi Rempah  

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 887
    • 1Komentar

    “Doka gosora se bualawa. Om doro fo mamote. Foma gogoru, foma dodara” Kalimat di atas merupakan sebuah filosofi hidup yang dianut orang Ternate  dan daerah Moloku Kie Raha umumnya. Kalimat dalam Bahasa Ternate itu menggambarkan , kedekatan  serta jiwa kekeluargaan yang dianut orang orang yang berada di negeri para sultan tersebut.  Ternate dan Tidore menjadi […]

  • Kawal Demokrasi dan Konstitusi, KEPAL: Batalkan Omnibus Law

    • calendar_month Jum, 11 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 421
    • 1Komentar

    Aksi protes pengesahan Omnibus Lawa beberapa waktu lalu, foto Antara

  • UGM Riset Kosmopolis Rempah di Malut

    • calendar_month Kam, 10 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 498
    • 1Komentar

    Sudah Jalin Kerjasama dengan Pemkab Halut Wilayah Provinsi Maluku Utara dikenal sebagai penghasil  rempah pala dan cengkeh.  Tak salah di Kota Ternate misalnya saat ini membangun icon kotanya dengan sebutan   Kota Rempah. Karena itu juga  Maluku Utara patut menyandang The Spicy Island  karena menjadi penghasil rempah yang merupakan sebuah warisan masa lalu Upaya mengembalikan kejayaan […]

  • Gelar Program Save The Small Island, Warga dan Walhi Malut Tanam Mangrove

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
    • account_circle
    • visibility 281
    • 0Komentar

    LABUHA – Masyarakat Desa Gane Dalam Kecamatan Gane Barat Selatan Halmahera Selatan, melakukan gerakan menanam 20  ribu anakan pohon mangrove. Aksi menanam di lahan-lahan mangrove yang rusak akibat perambahan orang tidak bertanggungjawab itu,  dilakukan selama  dua hari Rabu (5/11) dan Kamis (6/11) lalu. Program selamatkan lingkungan dengan menanam mangrove ini,  dilakukan bersama  LSM Wahana Lingkungan Hidup […]

  • Bangun Desa Harus Dimulai dari Tata Ruang

    • calendar_month Rab, 2 Des 2020
    • account_circle
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Membangun sumber sumber pangan desa. jga butuh tata ruang desa. foto mahmud ichi

expand_less