Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Ruas Jalan Botonam–Saketa Halmahera Selatan Hancur

Ruas Jalan Botonam–Saketa Halmahera Selatan Hancur

  • account_circle
  • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
  • visibility 926

Salah satu sarana membuka keterisolasian akses dan ekonomi masyarakat adalah tersedianya infrastruktur jalan yang memadai. Ternyata, infrstruktur dan sarana ini   masih sangat memprihatinkan di sejumlah tempat terutama di Halmahera dan pulau  kecil lainnya di Maluku Utara.

Di Halmahera terutama di bagian selatan, akses jalan daratnya belum terbuka secara keseluruhan. Tidak itu saja wilayah yang sudah dibuka aksesnya  juga  sudah mulai hancur.     

Saat kabarpulau.co.id/ menyusuri jalan di selatan Halmahera dari   Gane Timur sampai Saketa di Gane Barat, Minggu  (29/1/2023)  baru baru ini  merasakan sensasi  jalanan rusak parah di kawasan itu.

Kondisi jalan rusak parah  bisa disaksikan dari Desa Batonam Gane Timur sampai Saketa di Gane Barat. Bahkan di satu titik  tak jauh dari desa Tanjong Jere    Gane Timur jalanan menjadi seperti kubangan. Saat mobil melewati   kubangan di tengan jalan itu, berjalan sangat lambat.

Kondisi ruas Jalan Gane Timur Saketa yang sudah mulai hancur foto M Ichi

Sensasi jalan rusak tidak di situ saja. Perjalanan akan melambat sampai masuk ke desa-desa  di Gane Barat karena kerusakan badan jalan  yang menganga.  Beberapa pengendara yang berpapasan di area jalan rusak itu terpaksa harus memberi kesempatan kendaraan lain  lewat lebih dulu karena  jalan yang berbecek dan bagian  yang baik  semakin sempit.

Seorang pengendara motor saat melewati jalanan rusak tak jauh dari Tanjung Jere dan melihat kabarpulau.co.id/   mengabadikan foto, mengatakan jalan rusak ini perlu diperhatikan pemerintah. Pasalnya jika semakin lama dibiarkan, jalan yang sudah hancur ini semakin parah. 

Ruas jalan Gane Timur Saketa ini jika diperhatikan secara seksama dari warna cat marka jalannya kuning,  mengindikaskan  bahwa ruas   ini merupakan jalan negara atau jalan nasional  yang dibangun belum cukup 10 tahun ini. Meski begitu jalan sudah mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa pengendara  yang ditemui  di sepanjang   jalan rusak ini berharap ada perhatian dari pemerintah terkait ruas jalan yang sudah mulai rusak ini. “Tolong difoto dan disebarkan agar jalan ini segera diperbaki,” teriak Ibu Masria salah satu warga Gane Timur saat melintasi jalan rusak tak jauh dari desa Botonam.(*)    

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Kabar Deforestasi di Indonesia?

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 821
    • 1Komentar

    Pemerintah Klaim Turun  8,4 Persen Deforestasi Indonesia tahun 2021-2022 turun 8,4% dibandingkan hasil pemantauan tahun 2020-2021. Deforestasi netto Indonesia tahun 2021 -2022 adalah sebesar 104 ribu ha. Sementara, deforestasi Indonesia tahun 2020-2021 adalah sebesar 113,5 ribu ha. Demikian rilis resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia sebagaimana dimuat dalam situs resmi […]

  • Orang  Sawai Dalam, Penjaga  Bentang Halmahera yang Terusik Tambang

    Orang  Sawai Dalam, Penjaga  Bentang Halmahera yang Terusik Tambang

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.263
    • 0Komentar

    Penulis: Djul Fikram Isra Malayu & Mahmud Ici   Suasana mendung pagi hingga siang. Memasuki pukul 14.13 WIT matahari mulai menampakkan cahaya. Sinarnya  terasa agak terik.  Di akhir  bulan, tepatnya  Senin 29 Oktober 2025, di  Halmahera Tengah  dan sekitarnya sedang musim  hujan. Meski begitu, kadang ada sela cerah  dengan cahaya terik. Hari itu ketika cuaca agak […]

  • Sistem Pemantauan dan Ketertelusuran Perikanan Tuna Diperkuat

    Sistem Pemantauan dan Ketertelusuran Perikanan Tuna Diperkuat

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat sistem pemantauan, pengawasan dan ketertelusuran perikanan tuna di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola perikanan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, menyatakan penguatan ini mencakup kepatuhan perizinan, pemanfaatan sistem digital, hingga penyempurnaan registrasi kapal pada organisasi pengelola […]

  • Transportasi Sumbang 5 Persen Emisi Karbon

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • account_circle
    • visibility 1.074
    • 0Komentar

    Ternate Punya 157873 Unit Kendaraan  Penulis Mahmud Ichi/Mubarak Falahi Penggunaan transportasi sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari, terutama masyarakat yang berada di perkotaan. Ketergantungan akan transportasi ketika berpindah dari satu tempat ke tempat lain, membuat transportasi menjadi faktor signifikan pada besarnya jejak karbon yang dikeluarkan setiap individu.   Jejak karbon adalah jumlah karbon atau gas emisi […]

  • Sukses KPP Fodudara Tubo Ubah Perilaku Warga

    • calendar_month Sel, 16 Mar 2021
    • account_circle
    • visibility 737
    • 1Komentar

    Dari  Bank Sampah, Buat Kompos hingga Tanam Sayur Aktivitas di gedung Tempat Pengolahan Sampah Reuse Reduce dan Recycle (TPS3R) yang dibangun  Kementerian PUPR Sabtu (12/3)  pagi jelang siang itu,  tak seramai biasanya. Belum ada aktivitas menimbang sampah yang telah disortir. Belum juga ada aktivitas bongkar muat sampah.  Dua pengurus lembaga baik LKM Ake Tubo dan KPP […]

  • Menikmati Ekowisata Bukit Lona Pulau Tidore

    • calendar_month Rab, 25 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    Pemandangan yang menawan dari kawasan ekowisata Bukit Lona/foto Andy Taufik

expand_less