Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Kembangkan Kreativitas Anak dan Perkenalkan Sumber Air dengan Mewarnai

Kembangkan Kreativitas Anak dan Perkenalkan Sumber Air dengan Mewarnai

  • account_circle
  • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
  • visibility 545

Memperingati Hari Air Sedunia World Water Day (WWD) yang jatuh pada 22 Maret 2022 nanti, dilakukan berbagai  kegiatan. Salah satunya melalui lomba. Komunitas Save Ake Gaale Kelurahan Sangaji bersama pemuda di lingkungan Ake Gaale bersama PAUD Ake Gaale menggelar lomba mewarnai Sabtu (19/3/2022). Lomba ini sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Air Sedunia 2022 yang mengangkat Tema Menjaga dan melestarikan Air Tanah.

Kegiatan ini  setiap tahun diperingati warga Ake Gaale sebagai bagian dari upaya  memperkenalkan dan menjaga sumber air tanah yang ada di  Sangaji Kota Ternate Utara. Mereka menggelar lomba ini juga dengan tujuan selain mengembangkan kreatifitas anak, juga  ingin memperkenalkan sejak dini kepada anak anak,   sumber air Ake Gaale dan pentingnya menjaga sumber air bagi kehidupan manusia.  

“Untuk anak-anak, ini cara mengembangkan kreatifitas mereka sekaligus  memperkenalkan   pentingnya air bagi kehidupan. Lomba mewarnai ini diikuti  anak anak  yang berasal dari TK dan PAUD  di Kota Ternate.” kata Ketua Pemuda Ake Gaale Asmit S Abubakar.

Sementara sesaat sebelum lomba dimulai, anak anak ini diperkenalkan  sumber mata air Ake Gaale dan  manfaat air bagi kehidupan manusia. Mulai dari makan mandi mencuci hingga berbagai kebutuhan lain dalam menjalankan kehidupan.  

Lomba  ini  diikuti  72 peserta  dari beberapa PAUD di Kota Ternate. Sementara    untuk hasil  lomba yang berhasil meraih juara 1  adalah anak dari PAUD  Pembina 8, Juara 2  PAUD  Vellya dan juara 3 PAUD  Khalifa. Harapan 1 PAUD  Aisyiyah 1,  Harapan 2 PAUD Alkhaerat Kalumpang, Harapan 3 PAUD  Ake Gaale.  Para juara  lomba mewarnai ini mendapatkan tropi dan hadiah menarik dari  sponsorship.(*)  

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung di Tengah Kaldera, Talaga di Tidore dan Aogashima di Jepang  

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    Mengagumkan jika terdapat kampung atau pemukiman di tengah kaldera gunung berapi.  Baik  yang masih aktif maupun  yang sudah tidak lagi.  Benar saja ternyata kampung di tegah kaldera itu ada. Di Pulau Tidore Maluku Utara ada kampung bernama Talaga,  berada di tengah kaldera gunung api yang tidak aktif lagi. Sementara  di Negeri Sakura Jepang, terdapat  di tengah […]

  • Kawasan Segitiga Terumbu Karang  Didorong  Dapat  Pendanaan Berkelanjutan  

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Sejumlah Negara termasuk Indonesia yang masuk kawasan segitiga terumbu karang dunia mendapat perhatian khusus. Perhatian itu salah satunya adalah dalam bentuk pendanaan berkelanjutan. Saat ini Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong penguatan skema pendanaan berkelanjutan sebagai langkah strategis mencapai tujuan Regional Plan of Action (RPOA) 2.0 Coral  Triangle Initiative on Coral Reefs, […]

  • Bangun Jalan, Mangrove di Pulau Bacan Rusak

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 757
    • 2Komentar

    Mangrove yang ditebang untuk pembuatan jalan masuk ke kawasan resapan air Labuha Bacan foto Sahmar

  • Ini Masalah Warga Pulau Kecil di Halmahera Selatan  

    • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
    • account_circle
    • visibility 727
    • 1Komentar

    Tambyambut atan perahu desa Hatejawa Moari yang tenggelam jika air pasang. Terlihat anak anak desa ini berdiri menyambut speed boat yang akan sandar di tambatan perahu desa ini

  • Merintis Ekonomi Nelayan Kecil dengan Koperasi

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Foto bersama usai kegiatan RAT Koperasi Bubula Ma Cahaya foto MArwan

  • KLHK Bakal Revisi Aturan Amdal

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
    • account_circle
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan merevisi aturan menyangkut analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) karena dinilai masih banyak kelemahan. Demikian disampaikan Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, baru-baru ini. Kementerian, katanya, sudah berdiskusi dengan para penasehat dan menilai, aturan amdal memang harus dicek lagi secara keseluruhan dari berbagai dimensi, baik regulasi, […]

expand_less