Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Jaga Pantai dan Laut Ternate dengan Mangrove

Jaga Pantai dan Laut Ternate dengan Mangrove

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
  • visibility 836

Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyelamatan lingkungan dan keanekaragaman hayati di sekitar kawasan perusahaan,  PT Pertamina Patraniaga Fuel Terminal Ternate Maluku Utara melaksanakan  kegiatan  penanaman mangrove  di pantai  kelurahan  Jambula Kecamatan Pulau Ternate, pada Minggu (19/2/2023).   Penanaman mangrove  ini ikut menggandeng warga terutama pemuda setempat secara bersama. Mereka menanam  300 anakan bibit pohon mangrove tak jauh dari perusahaan ini.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program tanggung jawab social perusahaan (CSR,red) di bidang lingkungan, Terutama dalam upaya mengantisipasi abrasi di kawasan pantai Jambula.   Penanaman yang dilaksanakan sejak pagi itu antusias diikuti warga dan pihak perusahaan.   

Supervisor PT Pertamina Patraniaga Fuel Terminal Ternate Raras Handwiyanto,  usai penanaman mangrove, bilang  bahwa penanaman bibit pohon mangrove itu dilakukan karena, pihak Pertamina bersama warga melihat ada dua potensi masalah di pesisir pantai sekitar Jambula. Karena  itu, jika tidak segera dilakukan penanaman   mangrove masalah akan menjadi semakin serius.  Dua masalah dimaksud adalah  abrasi pantai dan air laut yang tercemar limbah rumah tangga.

“Pihak perusahaan  bersama warga melihat di pesisir pantai Jambula ini  sangat rawan abrasi pantai. Ini akibat naiknya permukaan air dan gelombang pasang.   Selain itu, masalah   yang penting juga adalah   kebersihan laut dan pantai, terutama air limbah rumah tangga, termasuk  sampah yang masuk ke laut. Karena itu salah satu solusi terbaiknya, yakni dengan  menanam  mangrove,” kata Raras.

Dia bilang, pohon mangrove memiliki fungsi dan peran ganda. Karena itu dengan adanya   mangrove yang ditanam dan timbuh di kawasan pantai ini, selain mencegah abrasi pantai, juga membuat air sekitar pantai tetap jernih.

“Seperti kita ketahui pohon mangrove itu bisa menahan abrasi dan juga menyerap kandungan  limbah berbahaya  di perairan pantai. Tumbuhnya pohon mangrove di sekitar pantai,  maka dua masalah itu akan teratasi,” ujar Raras.
Selain itu  keberadaan pohon mangrove di pantai Jambula selain  mengantisipasi abrasi pantai  juga  akan menjadi  tempat perkembangbiakan biota laut sekitar. Terutama ikan dan biota lainnya bisa memijah atau bertelur di   hutan  mangrove ini.

Penanaman mangrove ini menggunakan dana  CSR  dan wajib dilakukan, karena perusahaan ini pada 2022 lalu mendapat proper hijau dalam pengelolaan lingkungan, dan merupakan yang pertama kalinya. Ini  juga sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sekitar di bidang keanekaragaman hayati laut.

“Kami berharap, setelah beberapa tahun kemudian, selain mencegah abrasi pantai, pohon mangrove yang akan tumbuh bisa membawa dampak positif lain ke masyarakat sekitar. Terutama perekonomian masyaraka sebagai objek wisata,” ujarnya pula.
Pemerintah Kota Ternate melalui Camat Pulau Ternate Roy Nasir  menyatakan  mendukung  penuh program   PT Pertamina dengan pemuda Jambul aini.  Dia bilang jika mangrove sudah jadi dan terus tumbuh akan  ikut melindungi pantai Jambula  dari  ancaman gelombang .

“Program seperti ini sangat membantu masyarakat ke depannya. Karena itu kami sangat mendukung  dan akan terus memberikan sosialisasi bahwa sangat penting  menanam dan melindungi mangrove  sehingga kawasan pantai  juga  terlindungi dari air pasang dan manfaat lainnya,” ujarnya.

Dia  berharap, apa yang telah dilakukan Pertamina ini diikuti BUMN lain agar tujuan bersama bisa dirasakan masyarakat  di  kelurahan lain di Pulau Ternate.
Lantas seperti apa perawatan pohon ini setelah ditanam?
Ketua Pemuda Kelurahan Jambula Fahri Robo mengatakan,   pemuda Jambula telah ditunjuk sebagai relawan untuk merawat pohon mangrove  yang telah ditanam. Tujuannya agar bibit pohon mangrove bisa tumbuh dan terjaga dengan baik.
“Harapan kami kerja sama ini tidak berhenti di kegiatan ini saja. Harapannya  program  Pertamina  ini bisa dirasakan masyarakat Jambula dan sekitarnya. Sebab pohon mangrove yang ditanam   dan tumbuh baik, bisa menjadi tempat ikan berkembang  biak,” katanya. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspedisi Talaga Rano Halmahera Dimulai

    • calendar_month Ming, 22 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 919
    • 0Komentar

    Pesan Jaga Alam, Tanam Pohon dan Peduli  Sampah     Sebuah upaya menjaga dan memperkenalkan alam untuk kaum muda dilakukan  Duta  Kreator Pecinta Alam Maluku Utara (Dekapala). Bertitel Ekspedisi Cinta Talaga Rano dan Gerakan Cinta DAS Maluku Utara, ekspedisi ini dihelat dengan beberapa agenda dan  dikerjasamakan dengan  Forum Daerah Aliran Sungai (FORDAS), Balai Pengelolaan Daerah Aliran […]

  • KPK Ingatkan Kepala Daerah di Malut Tak Korupsi

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle
    • visibility 649
    • 1Komentar

    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengingatkan  seluruh kepala daerah Gubernur dan Bupati serta Wali Kota di Maluku Utara (Malut) untuk  memelihara integritas dan nama baik selama maupun setelah menjabat. Menurut Alex, nama baik dan kebanggaan dalam memelihara integritas akan abadi lintas generasi. Demikian disampaikan Alex dalam Rapat Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi […]

  • Pakativa – Dinkes Lakukan Penyuluhan Kesehatan

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • account_circle
    • visibility 730
    • 0Komentar

    Jalannya kegiatan penyuluhan kesehatan yang digelar Paka Tiva dan Dinkes Ternate/foto Ima Paka tiva

  • Kondisi Bumi Kian Mengkhawatirkan

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 812
    • 2Komentar

    Bencana Akibat Perubahan Iklim Makin Mangancam Bumi Rabu 23 Maret 2023 hari ini bertepatan dengan Peringatan Hari Meteorologi Dunia (HMD) ke-73. Sebagai informasi, peringatan HMD yang jatuh pada 23 Maret merupakan tanggal yang mengacu pada konvensi meteorologi 23 maret 1950. Konvensi tersebut merupakan rangkaian panjang dari berdirinya badan cuaca di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa, yaitu Organisasi […]

  • Hidup Rakyat Makin Sesak, Greenpeace Desak Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim

    Hidup Rakyat Makin Sesak, Greenpeace Desak Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim

    • calendar_month Sel, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Berbagai bencana yang dipicu krisis iklim mewarnai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Mulai dari banjir bandang yang melanda Sumatera, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap berkepanjangan, hingga cuaca ekstrem yang mengancam kehidupan masyarakat. Jutaan warga harus berjuang menghadapi dampak krisis iklim yang kian nyata, sementara biaya hidup terus meningkat. Riset teranyar Greenpeace Indonesia, […]

  • WALHI Malut Kirim Pesan untuk Sidang COP

    • calendar_month Jum, 29 Okt 2021
    • account_circle
    • visibility 694
    • 1Komentar

    Spanduk besar yang dibentangkan di laut Pantai Falajawa Ternate, foto WALHI

expand_less