Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Ini Manfaat Zakat dan Sadaqoh Global

Ini Manfaat Zakat dan Sadaqoh Global

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
  • visibility 693

UNHCR: 1,6 juta Pengungsi Terbantu dari Filantropi Islam

United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR)  adalah organisasi internasional yang mandat utamanya  memberikan perlindungan serta memberikan bantuan berupa pemenuhan kebutuhan dasar bagi pencari suaka dan pengungsi bekerja sama dengan beberapa mitra.

Melalui mitra Zakat dan Sadaqah secara global pada tahun 2022, saat peluncuran Laporan Tahunan Filantropi Islamnya Selasa (7/3/2023) di Jakarta, turut  mengumumkan 1,6 juta Pengungsi, Orang-orang yang terpaksa melarikan diri  dan yang rentan telah ikut dibantu.  

Peluncuran Laporan Tahunan Filantropi Islam 2023 melalui sebuah kegiatan khusus  itu pesertanya dari berbagai organisasi Islam terkemuka dari kawasan Asia-Pasifik.

Melalui acara  tersebut, UNHCR menyoroti pentingnya mitra filantropi Islam dalam memberikan dampak bagi kehidupan para pengungsi dan orang-orang terpaksa melakukan pelarian yang rentan di Asia dan di seluruh dunia.

Ann Maymann, Kepala Perwakilan UNHCR di Indonesia  menyampaikan bahwa UNHCR telah membantu 1.595.778 pengungsi dan pengungsi internal (IDP) di lebih dari 20 negara secara global melalui distribusi Zakat dan Sadaqah yang diterima pada tahun 2022  dari mitra-mitra berbasis Islam yang begitu dermawan.

Hal ini disampaikan  saat memberi  sambutan pada acara peluncuran tersebut. “Sejak 2021, UNHCR Indonesia telah bermitra dengan lebih dari 12 organisasi Islam yang berbeda. Dukungan ini memungkinkan kami untuk memberikan dampak bagi kehidupan orang – orang yang terpaksa mengungsi di Indonesia dan di seluruh dunia. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kontribusi Anda dan untuk berdiri dalam solidaritas bersama dengan perjuangan para pengungsi,” kata Ann Maymann   Dia  sangat percaya pada kemampuan komunitas Muslim yang berada di Asia dan Pasifik untuk bersatu membantu mereka yang membutuhkan dan mendorong perubahan.

Sementara Perwakilan dari yayasan Islam dan organisasi terkemuka lainnya dari Indonesia, Malaysia dan Singapura turut berpartisipasi dalam acara tersebut, menggarisbawahi dampak keuangan sosial Islam terhadap pengungsi dan pengungsi internal yang rentan di Asia dan di seluruh dunia.

Khaled Khalifa, Penasihat Senior dan Perwakilan UNHCR untuk Dewan Kerjasama Negara – Negara Teluk, menyoroti:  tren pengungsian terus meningkat dan tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Pada tahun 2022, melampaui titik paling tragis di mana lebih dari 100 juta orang secara global terpaksa mengungsi, lebih dari 50% berasal dari negara-negara mayoritas Muslim”.

Ia menambahkan bahwa “Dalam komunitas internasional, filantropi Islam mampu menawarkan solusi yang berharga dalam menanggapi krisis kemanusiaan.

UNHCR meluncurkan Dana Zakat Pengungsi sebagai alat kemitraan yang kredibel, sesuai aturan zakat, dan efektif untuk memanfaatkan kekuatan Zakat dan Sadaqah dalam membantu pengungsi penerima manfaat dan populasi pengungsi internal.

Sejak peluncuran pertama Refugee Zakat Fund pada tahun 2017, kontribusi Zakat dan Sadaqah dari mitra donor telah memungkinkan UNHCR untuk mendukung lebih dari 6 juta pengungsi dan pengungsi internal di 26 negara. Selain itu, dana Zakat dan Sadaqah yang diterima UNHCR berkontribusi terhadap realisasi beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG). Terutama, Tanpa  Kemiskinan (SDG 1), Tanpa Kelaparan (SDG 2), Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik (SDG 3), Pendidikan yang Berkualitas (SDG 4), Kesetaraan Gender (SDG 5), dan Air Bersih dan Sanitasi (SDG 6).

Pada 2023, kebutuhan global UNHCR meningkat menjadi $10,2 miliar untuk membantu sekitar 117,3 juta pengungsi, pengungsi internal, dan orang lain di bawah mandat UNHCR. Termasuk lebih dari $2,7 miliar yang dibutuhkan di negara-negara di mana UNHCR mendistribusikan Zakat dan Sadaqah, untuk membantu lebih dari 17 juta pengungsi dan pengungsi internal dengan berbagai intervensi, termasuk bantuan tunai yang sangat dibutuhkan dan barang-barang penting lainnya.

Sekadar diketahui UNHCR, Badan Pengungsi PBB, melindungi orang-orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka karena konflik dan penyiksaan. “Kami bekerja di lebih dari 130 negara, melindungi jutaan orang dengan memberikan dukungan penyelamatan jiwa, menjaga hak asasi manusia, dan membantu mereka membangun masa depan yang lebih baik.  

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebuah Catatan Tentang  Laut Maluku Utara

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 1.280
    • 1Komentar

    Dari Tambang, Sampah  hingga Matinya Mamalia Laut Studi dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), menyebutkan bahwa sekitar 72 persen bagian dari bumi tertutup air. 97 persen air yang ada  adalah  lautan.    Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, terbentang dari Sabang sampai Merauke,   dengan 17.499 pulau besar dan kecil  memiliki  luas wilayah  sekitar […]

  • Titik Nol Jalur Rempah Dunia (2) 

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 1.575
    • 1Komentar

    Rempah adalah Identitas dan Peradaban Sejarawan Universitas Khairun Ternate, Rustam Hasyim (2013), dalam Dari Cengkih ke Kerang Mutiara, Perdagangan di Keresidenan Ternate 1854-1930, menyebutkan Maluku Utara sendiri bukan saja menghasilkan rempah, namun telah memperdagangkan demikian banyak komoditi selain rempah, untuk dijual  ke manca negara. Rustam mencatat sirip hiu, mutiara, sirip penyu, kopra, kakao, tembakau, damar, […]

  • Kampung di Tengah Kaldera, Talaga di Tidore dan Aogashima di Jepang  

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    Mengagumkan jika terdapat kampung atau pemukiman di tengah kaldera gunung berapi.  Baik  yang masih aktif maupun  yang sudah tidak lagi.  Benar saja ternyata kampung di tegah kaldera itu ada. Di Pulau Tidore Maluku Utara ada kampung bernama Talaga,  berada di tengah kaldera gunung api yang tidak aktif lagi. Sementara  di Negeri Sakura Jepang, terdapat  di tengah […]

  • Perburuan dan Perdagangan Satwa Liar Masif

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle
    • visibility 774
    • 0Komentar

    Pintuk Masuk Keluar Malut, Perlu Pengawasan  Ketat Perburuan dan perdagangan  satwa  liar   di Maluku Utara terbilang massive. Terutama jenis burung  paruh bengkok  Karena itu  butuh upaya pencegahan dan penanganan  dengan  melibatkan semua pihak terkait.     Hal ini yang mendasari Balai Koservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Maluku didukung Non Government Organisation  (NGO)  yang concern terhadap isyu ini […]

  • Ada Apa, Ikan di Pesisir Ternate Mati Mendadak?

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 856
    • 2Komentar

    Peristiwa tidak biasa terjadi di pantai Kelurahan Sasa Kota Ternate Selatan Kota Ternate Maluku Utara  Minggu (10/9/2023) pagi.  Warga di  kawasan pantai  RT05/RW02  itu digegerkan adanya ribuan ikan mati terdampar. Kawasan pantai  yang juga dipenuhi berbagai jenis sampah baik plastic dan  sisa aktivitas rumah tangga itu berserakan bangkai beberapa jenis ikan. Beberapa    yang diidentifikasi […]

  • HAM untuk Nelayan Kecil dan Awak Kapal Perikanan Lemah

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Upaya pemerintah dalam pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM) kepada nelayan kecil dan awak kapal perikanan sebagaimana diamanahkan di dalam UndangUndang No. 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam  terbilang lemah. Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan dalam rilisnya  Selasa (1/8/2023), menegaskan,  Pemenuhan HAM  kepada nelayan kecil dan awak kapal perikanan […]

expand_less