Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup »  Ini Urgensinya Energi Bersih dan Terbarukan  

 Ini Urgensinya Energi Bersih dan Terbarukan  

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
  • visibility 540

Salah satu penyumbang emisi terbesar yang berdampak pada Krisis iklim adalah sektor energi, sementara komitmen untuk transisi energi menuju energi bersih dan terbarukan seolah berjalan lambat. Di sisi lain masih banyak wilayah di Indonesia yang belum menikmati listrik seperti yang dinikmati di daerah perkotaan. Untuk membedah masalah ini, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bersama BBC Media Action menggelar Green Webinar yang dilaksanakan pada Senin (06/11/ 2023) lalu. Sejumlah pemateri dengan latar belakang lingkungan mumpuni turut berbicara dalam webinar ini.

Seperti rilis yang dikirimkan AMSI menjelaskan bahwa, anggota pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Tri Mumpuni, yang hadir dalam Green Webinar itu menyampaikan bahwa untuk menjawab persoalan di atas  perlu pelibatan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia. ”Rakyat diberitahu, kalau kamu mau menghasilkan 1 KWJ listrkmu per tahun. Ya kamu harus menanam pohon yang cukup gede di daerah hulu. Karena itu didesain nanti dalam listrikmu dengan menggunakan tenaga air skala kecil. Ini akan selalu berkelanjutan, rakyat punya kesadaran penuh, konservasinya terjaga”, ujarnya.

Tri Mumpuni juga menegaskan bahwa kondisi seperti di atas mestinya didorong pemerintah karena sebetulnya Indonesia kaya energi baru dan terbarukan seperti mikro hidro yang untuk menghasilkannya bisa melibatkan masyarakat.  Perlu pelibatan masyarakat agar mampu menyediakan listriknya sendiri inilah yang disebut Tri Mumpuni sebagai demokratisasi energi yang akan mengarah pada demokratisasi ekonomi.

Sementara menurut CEO Landscape Indonesia Agus P Sari, transisi energi harus dilakukan secara adil karena akan berdampak pada pendapatan pekerja, rumah tangga, dan juga ekonomi wilayah. Meski transisi energi terbarukan akan menghasilkan green jobs yang lebih banyak, tetap perlu difikirkan dampak dan solusinya.

Llampu-i-solar-cell-melalui-panel-atap-bantuan-Kementerian-ESDM- foto-M-Ichi-1

Di sisi lain, terkait  kemungkinan adanya kepentingan oligarki sehingga setengah hati dalam transisi energi? Agus P Sari mengatakan,  sudah banyak studi yang menyebut bahwa ada anggota legislatif dan  pejabat pemerintah di eksekutif   juga pemilik tambang batu bara dan atau pembangkit listrik.  ”Kalau dia juga sebagai pejabat pemerintah tidak  akan mau membuat kebijakan-kebijakan yang bertentangan dengan kepentingan bisnisnya”. tegasnya.

Sharlini Eriza Putri, peserta Eisenhower Fellow yang juga CEO Nusantics, mengatakan bahwa soal transisi energi dan investasi energi terbarukan bukan hanya soal kebijakan, tapi juga soal kalkulasi investasi. Jika sektor produktif harus menyerap listrik PLN yang harganya lebih mahal meski lebih bersih karena menggunakan energi terbarukan tapi kemudian harus bersaing dengan barang impor yang harganya lebih murah maka sulit bagi sektor produktif untuk bersaing.

Terkait energi dan polusi, Sarlin, panggilan Sharlini Eriza Putri, mencontohkan bahwa tinggal di Jakarta itu seperti tinggal di dalam toples toxic, salah satunya karena emisi baik dari kendaraan maupun PLTU batu bara dan emisi pabrik yang tidak memiliki filter.

Mengutip pernyataan Agus P Sari, Pemanasan global yang terjadi saat ini tidak terjadi secara alamiah tapi karena ulah manusia. Sejak revolusi industri, emisi dari sektor energi dan industri meningkat sangat cepat namun hingga kini dunia terus merencanakan, memproduksi dan menggunakan energi fosil yang banyaknya luar biasa. ”Walaupun katanya bumi ini harus diwariskan dengan bentuk yang paling tidak sama kualitasnya kalau tidak lebih baik, tapi ini yang sedang terjadi, kita sedang  merusak masa depan anak- anak kita”, tegasnya.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eksplore Wisata Bawah Laut dengan Try Scuba

    • calendar_month Sen, 23 Jul 2018
    • account_circle
    • visibility 693
    • 0Komentar

    KNPI Ternate dan Dodoku Scuba Dive Centre Gelar Kerjasama Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara umumnya, memiliki keunikan  bawah laut yang belum dieksplore secara luas.   Keunikan ini bisa disaksikan  melalui  menyelam dan melihat langsung. Dalam menindaklanjutinya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate bersama   Dodoku Dive Center  salah satu dive center di Kota Ternate,  menggelar  […]

  • Sistem Pemantauan dan Ketertelusuran Perikanan Tuna Diperkuat

    Sistem Pemantauan dan Ketertelusuran Perikanan Tuna Diperkuat

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat sistem pemantauan, pengawasan dan ketertelusuran perikanan tuna di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola perikanan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, menyatakan penguatan ini mencakup kepatuhan perizinan, pemanfaatan sistem digital, hingga penyempurnaan registrasi kapal pada organisasi pengelola […]

  • PIT Diklaim Mampu Berantas IUU Fishing

    • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
    • account_circle
    • visibility 573
    • 3Komentar

    Seekor ikan tuna yang didaratkan di Perlabuhan Perikanan Dufa dufa Ternate Maluku Utara foto M Ichi

  • Hilangnya Tradisi Padi Ladang di Halmahera (1)

    Hilangnya Tradisi Padi Ladang di Halmahera (1)

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Mahmud Ici
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Pukul 10.30 WIT jelang siang itu,  matahari belum begitu terik. Muddin Hasan (69) beristrihat sejenak di sebuah jojaga-rumah kebun, setelah sejak pagi menyiangi  padi yang ditumpangsarikan dengan jagung, cabe, terong dan kangkung. Hari itu meski suasana Idul Fitri belum sepenuhnya berakhir, dia tetap ke kebun merawat tanaman di kebunnya. “Torang pe karja  bakobong ini sudah. […]

  • Petaka Perubahan Iklim Global Ancam Bumi

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 664
    • 1Komentar

    Kenaikan Permukaan air laut menyebabkan abrasi dan pengikisan daratn foto Asrul Lamunu

  •  “Nagari Beta Yang Gulana”

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle
    • visibility 692
    • 1Komentar

    mendung terus sepanjang hari.. mentari seakan enggan beranjak, tegar bersembunyi dibalik awan.. seiring hujan kian merintik bagai menandai duka anak bangsa yang terlilit nasib diantara antrian nan panjang untuk sebutir nasi demi sesuap dan.. disudut sana di kotaraja prawira nagara ketawa ketiwi berdecak kagum berbagi bintang dipundak, dalam jejak penuh tetesan darah.. darah anak negeri […]

expand_less