Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Ekonomi dan SDA Morotai Berbasis Lingkungan akan Dibedah Bersama

Ekonomi dan SDA Morotai Berbasis Lingkungan akan Dibedah Bersama

  • account_circle
  • calendar_month Ming, 15 Jul 2018
  • visibility 581

Untuk menggagas model pembangunan ekonomi dan pengelolaan sumberdaya alam secara partisipatif  dan berbasis lingkungan, diperlukan semua pihak duduk bersama..  Dalam  upaya itu,  direncanakan  akan  digelar kegiatan  bertajuk Sarasehan dan Rembuk Rakyat Morotai yang rencana  dilaksanakan 18 hingga  9 Agustus 2018  mendatang di public space Taman Kota Daruba Morotai. Kegiatan yang  rencana dilaksanakan selama 2 hari ini akan difasilitasi oleh Komunitas Lima Sekawan Enviroment  Morotai dengan LSM eLSiL Kie Raha Maluku Utara.  Project Manager Asyura Oemar menjelaskan, kegiatan ini akan  ikut memobilisasi masyarakat serta organisasi mengambil bagian secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat 5 Kecamatan di Pulau Morotai. 

“ Untuk masalah ini akan kita hadirkan  beberapa narasumber.Yakni dari Kementerian Kelautan dan Perikanan  dan Kementerian Lingkungan Hidup. Selain itu Bupati Pulau Morotai Benny Laos.  Dr. Achmad Hatary Anggota  Komisi II DPR-RI dan akademisi Dr. Mukhtar Adam  bersama Ketua KNPI Maluku Utara Thamrin Ali Ibrahim,”jelas Asyura.

Dikatakan,  apa yang dilakukan ini adalah upaya percepatan pembangunan ekonomi di Kabupaten Pulau Morotai   dengan melibatkan semua stakeholder ikut  berpartisipasi aktif. Tujuannya menjadikan Morotai sebagai Kabupaten yang memiliki Indeks Pertumbuhan Ekonomi yang semakin baik .

Sementara Direktur Lima Sekawan Enviromental Natural Creativity Irfan H.Abd Rahman menuturkan,  tujuan kegiatan ini  yakni   Menggagas Model Pembangunan Ekonomi dan Pengelolaan Sumberdaya Alam Secara Partisipatif dan Berbasis Lingkungan. Selain itu dengan sarasehan ini akan mendapatkan masukan dari publik tentang persoalan dan kendala pengelolaan sumberdaya alam di Kabupaten Pulau Morotai.  “Kegiatan ini juga adalah bagian dari memfasilitasi deklarasi gerakan  cinta  serta  membantu Pemerintah Morotai dalam mewujudkan percepatan visi pembangunannya.  Kita  akan memobilisasi masyarakat serta organisasi mengambil bagian secara partisipatif,” pungkas Ifan yang juga Wakil Rektor II UNIPAS Morotai itu. (ais)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendanaan GEF-7 Crop Bio, Sasar Cengkih dan Pala

    Pendanaan GEF-7 Crop Bio, Sasar Cengkih dan Pala

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Di Malut Fokus di Tidore Kepulauan dan Halsel  Halmaherapedia– Proyek Global Environment Facilities (GEF)-7 CropBio yang merupakan  hibah  dari pendanaan multilateral, masuk ke Indonesia salah satunya ke Maluku Utara. Kegiatan  yang  berhubungan dengan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya genetika  ini  focus pada 5  komoditas yaitu padi, talas, umbi, pala, dan cengkeh.  Untuk Maluku Utara  berfokus pada cengkih dan […]

  • Dicari Tim SAR, Warga Sanana Pulang Rumah dengan Selamat

    • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
    • account_circle
    • visibility 530
    • 2Komentar

    Pencarian Salim Fatgehipon yang dilakukan Tim SAR Gabungan Sabtu malam. foto Tim SAR

  • Nasib Miris PLTS di Halmahera Selatan (2) Habis

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 718
    • 0Komentar

    Tak Cuma Bangun, Butuh Perawatan untuk Keberlanjutan Provinsi Maluku Utara dengan 805 pulau memiliki banyak desa di pulau kecil. Dari total desa, 898 ada di tepi laut  sementara bukan di tepi laut  ada 305  desa. Mayoritas desa di pesisir dan pulau, memikul beban  ketersediaan energi listriknya. Di pulau kecil yang memiliki penghuni belum semua tersedia […]

  • Doho-doho Kemerdekaan  

    • calendar_month Kam, 17 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 867
    • 0Komentar

    Ironi Negeri El Dorado dan El Picente Setelah menemukannya, saya berani mengatakan bahwa Hindia adalah wilayah terkaya di dunia ini. Saya bicara tentang emas, mutiara, batu berharga dan rempah rempah berikut perdagangan dan pasar yang mereka miliki, karena semuanya tidak muncul begitu saja. Saya menahan diri untuk tidak mengeksploitasinya, (Cristopher Columbus  surat dari perjalanan  ketiga […]

  • Ketika Bantuan Nelayan Ternate Dipersoalkan  

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 744
    • 2Komentar

    Alat tangkap milik nelayan sangaji yang rata rata dibuat sendiri foto M Ichi

  • Tambang Hadir, Burung di Kawasan Goa Bokimoruru Terancam

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 1.329
    • 2Komentar

    Penulis Sofyan A Togubu Berbagai jenis burung beterbangan, juga cuitan mereka, pernah menjadi pemandangan lumrah bagi warga di Desa Sagea. Namun suasana yang indah tersebut kini berubah, seiring hadirnya industri pertambangan nikel di kawasan tersebut. Desa yang terletak di Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah, Maluku Utara itu sesungguhnya berada dalam koridor Key Biodiversity Area (KBA)–lokasi […]

expand_less