Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Ekonomi dan SDA Morotai Berbasis Lingkungan akan Dibedah Bersama

Ekonomi dan SDA Morotai Berbasis Lingkungan akan Dibedah Bersama

  • account_circle
  • calendar_month Ming, 15 Jul 2018
  • visibility 737

Untuk menggagas model pembangunan ekonomi dan pengelolaan sumberdaya alam secara partisipatif  dan berbasis lingkungan, diperlukan semua pihak duduk bersama..  Dalam  upaya itu,  direncanakan  akan  digelar kegiatan  bertajuk Sarasehan dan Rembuk Rakyat Morotai yang rencana  dilaksanakan 18 hingga  9 Agustus 2018  mendatang di public space Taman Kota Daruba Morotai. Kegiatan yang  rencana dilaksanakan selama 2 hari ini akan difasilitasi oleh Komunitas Lima Sekawan Enviroment  Morotai dengan LSM eLSiL Kie Raha Maluku Utara.  Project Manager Asyura Oemar menjelaskan, kegiatan ini akan  ikut memobilisasi masyarakat serta organisasi mengambil bagian secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat 5 Kecamatan di Pulau Morotai. 

“ Untuk masalah ini akan kita hadirkan  beberapa narasumber.Yakni dari Kementerian Kelautan dan Perikanan  dan Kementerian Lingkungan Hidup. Selain itu Bupati Pulau Morotai Benny Laos.  Dr. Achmad Hatary Anggota  Komisi II DPR-RI dan akademisi Dr. Mukhtar Adam  bersama Ketua KNPI Maluku Utara Thamrin Ali Ibrahim,”jelas Asyura.

Dikatakan,  apa yang dilakukan ini adalah upaya percepatan pembangunan ekonomi di Kabupaten Pulau Morotai   dengan melibatkan semua stakeholder ikut  berpartisipasi aktif. Tujuannya menjadikan Morotai sebagai Kabupaten yang memiliki Indeks Pertumbuhan Ekonomi yang semakin baik .

Sementara Direktur Lima Sekawan Enviromental Natural Creativity Irfan H.Abd Rahman menuturkan,  tujuan kegiatan ini  yakni   Menggagas Model Pembangunan Ekonomi dan Pengelolaan Sumberdaya Alam Secara Partisipatif dan Berbasis Lingkungan. Selain itu dengan sarasehan ini akan mendapatkan masukan dari publik tentang persoalan dan kendala pengelolaan sumberdaya alam di Kabupaten Pulau Morotai.  “Kegiatan ini juga adalah bagian dari memfasilitasi deklarasi gerakan  cinta  serta  membantu Pemerintah Morotai dalam mewujudkan percepatan visi pembangunannya.  Kita  akan memobilisasi masyarakat serta organisasi mengambil bagian secara partisipatif,” pungkas Ifan yang juga Wakil Rektor II UNIPAS Morotai itu. (ais)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Suarakan Rusaknya Jalan Obi

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 797
    • 1Komentar

    Jalan-Anggai-Aer-Aer-Mangga-seperti-sungai-saat-musim-hujan-foto-M-Ichi.jpeg

  • Tambang Hadir, Burung di Kawasan Goa Bokimoruru Terancam

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 1.694
    • 2Komentar

    Penulis Sofyan A Togubu Berbagai jenis burung beterbangan, juga cuitan mereka, pernah menjadi pemandangan lumrah bagi warga di Desa Sagea. Namun suasana yang indah tersebut kini berubah, seiring hadirnya industri pertambangan nikel di kawasan tersebut. Desa yang terletak di Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah, Maluku Utara itu sesungguhnya berada dalam koridor Key Biodiversity Area (KBA)–lokasi […]

  • Akibat Tambang Nikel, Pesisir dan Sawah di Halmahera Timur Tercemar

    Akibat Tambang Nikel, Pesisir dan Sawah di Halmahera Timur Tercemar

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 821
    • 0Komentar
  • Punahnya Sumber Daya Genetik Pangan Orang Tobaru

    • calendar_month Sab, 13 Nov 2021
    • account_circle
    • visibility 786
    • 2Komentar

    Koleksi sumberdaya genetic pangan (SDGP) local di Halmahera Barat sangat banyak. Sayangnya ada sebagian  sudah  di ambang kepunahan. Beberapa varietas pisang dan padi meski sudah diinventarisasi oleh Balai Pengkajian  Tekhnologi Pertanian (BPTP) Wilayah Maluku Utara  bersama  nama lokalnya, tetapi belum ditemukan materi genetiknya untuk dikembangkan.   Pisang Moraka begitu orang Tobaru menyebut,  diklaim sudah punah karena […]

  • Gempa dengan Magnitudo 7,0 Terasa hingga Morotai

    • calendar_month Jum, 22 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Basirun (36) warga Daruba Morotai dihubungi kabarpulau.co.id/ dari Ternate Kamis (21/1) pukul 23.00 WIT  mengaku, peristiwa gempa yang berpusat di  Kota Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud sangat terasa di  Pulau  Morotai Provinsi Maluku Utara. Dia mengaku  karena kuatnya gempa itu turut membuat panic warga. “Sangat terasa goyangan gempa malam ini. Memang pusat gempa di Talaud tetapi […]

  • Penjahat Lingkungan Bakal Kena Sanksi Lebih Berat

    Penjahat Lingkungan Bakal Kena Sanksi Lebih Berat

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle
    • visibility 607
    • 0Komentar

    Para penjahat lingkungan yang selama ini melakukan banyak kejahatan terutama merusak hutan  bersiap-spa mendapatkan sanksi berat. Direktorat Jenderal  Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PHLHK) bekerjasama dengan United Nations Development Programme (UNDP) saat ini  bekerjasana  memerangi para pelaku tindak pidana kejahatan bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Bentuk kerjasama ini telah ditandatangani di  Gedung   Manggala Wanabakti Jakarta , […]

expand_less