Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Kolaborasi Bahas Lingkungan, Lahir Gagasan Ecoteologi  

Kolaborasi Bahas Lingkungan, Lahir Gagasan Ecoteologi  

  • account_circle
  • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
  • visibility 267

Sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam  Komunitas Eco Enzyme, Orwil Ikatan Cendekiawan Muslim Se Indonesia (ICMI) Maluku Utara, dan Forum Diskusi Insan Cita (FORDISTA)  menggelar diskusi  membahas problem lingkungan yang  kian hari kian  ruwet di daerah ini.

Diskusi bertema, Permasalahan, Solusi dan Kebijakan Pengelolaan Ekologi di Kota Ternate  ini  dikemas dalam Diskusi Serial Collaborative Discourse  yang merupakan serial  dan salah satu  rangkaian memperingati ulang tahun pertama komunitas eco enzyme  pada 4 Februari 2023  lalu.

Diskusi  ini menghadirkan Prof. Dr.Jubair Situmorang, M.Ag yang mengupas Ekologi dalam perspektif Teologi.  Dr. Zulham Harahap,MA, memaparkan perubahan iklim dan dampaknya terhadap lingkungan serta M.Syarif Tjan  Kabid pencegahan  dan pencemaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate dengan tema Mengatasi Mobilitas Sampah antar pulau, kasus Kota Ternate.

Diskusi  selama 4 jam, yang dipandu oleh Syarifuddin Usman sebagai penanggungjawab acara dan  pesertanya dari berbagai latar belakang profesi itu, ikut lahir banyak gagasan baru.  Diantaranya  tentang perlunya Eco Teologis dalam mengelola lingkungan ditawarkan Prof. Dr. Jubair Situmorang. “Eco teologis adalah bagaimana melibatkan imanensi  dalam pembuatan kebijakan,” kata Jubair.

Selain itu juga perlunya merubah mindset masyarakat pentingnya lingkungan yang bersih, sehat dan asri dan tanpa sampah. “Mindset tersebut harus dimulai dari dalam keluarga, sekolah (lembaga pendidikan) dan juga di masyarakat,” jelas Syarif Tjan.

acara diskusi kolaborasi yang digelar pada Jumat (24/2/2023) malam foto Ipink

Sementara, Koordinator Eco Enzyme, Ishak Naser berharap diskusi ini  ditindaklanjuti sehingga menghasilkan rekomendasi yang akan disampaikan ke Pemerintah Kota.

“Apakah pemerintah kota akan menggunakan rekomendasi tersebut, itu soal lain, terpenting, diskusi seperti ini harus menghasilkan sesuatu untuk kemaslahatan banyak orang,” katanya  dalam opening statement acara diskusi.

Penanggungjawab  Diskusi Serial, Syarifuddin Usman, bilang sedianya  kegiatan ini  dilaksanakan  saat ulang tahun komunitas lalu. Namun karena Koordinator Eco Enzyme,  sedang umroh sehingga   baru dilaksanakan pada Jumat (24/2/2023) malam lalu.

sampah di laut salah satu masalah serius kota Ternate foto M Ichi

Diskursus berkolaborasi ini menurut Ipink sapaan akrabnya, dijadwalkan akan berlangsung secara serial dengan tema, lingkungan, demokrasi dan civil society. “Untuk tema lingkungan telah dilaksanakan, sementara untuk tema demokrasi dilaksanakan  03 Maret, diskusi tema civil society dilaksanakan 10 Maret 2023. Lokasi acara dipusatkan di Café VOC, samping secretariat Komunitas Eco Enzyme, di dalam Benteng Oranje, depan museum rempah,” ujarnya. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada 3 Spesies Baru Ditemukan Pada 2023

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 384
    • 1Komentar

    Sejak 2021 -2023 Ada 90 Spesies TSL Baru Berdasarkan hasil eksplorasi BRIN dan KLHK, lebih dari 90  jenis spesies baru telah ditemukan dalam kurun waktu tahun 2021-2023. Berbagai spesies baru tumbuhan dan satwa liar (TSL) telah banyak ditemukan, baik di dalam kawasan konservasi maupun di luar kawasan hutan. Rilis yang dikeluarkan oleh Kementeruan Lingkungan Hidup […]

  • Masyarakat Adat Terancam  Program Biofuel

    Masyarakat Adat Terancam  Program Biofuel

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Ikrar Belém 4x akan Sia-Sia bila Hutan dan Masyarakat Adat terus Dieksploitasi Bersama lebih dari 1.900 organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Climate Action Network (CAN), Greenpeace menolak “Belém 4x Pledge,” inisiatif guna melipatgandakan produksi bahan bakar berkelanjutan (biofuel) hingga empat kali lipat dalam satu dekade mendatang. Kepala Kampanye Solusi untuk Hutan Global Greenpeace, Syahrul […]

  • Kampus Wajib Implementasikan Pendidikan Antikorupsi

    • calendar_month Jum, 11 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 265
    • 1Komentar

    Kegiatan seminar antikorupsi oleh KPK dan kampus di Bali, foto KPK

  • Kelola Sampah untuk Kesejahteraan

    • calendar_month Sab, 18 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 321
    • 1Komentar

    Sampah di Pulau pulau yang belum dikelola jadi masalah cukup pelik foto M Ichi

  • Merintis Ekonomi Nelayan Kecil dengan Koperasi

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Foto bersama usai kegiatan RAT Koperasi Bubula Ma Cahaya foto MArwan

  • Soal Sungai Sagea, Ini Hasil dari Tim Udara dan Darat

    • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 392
    • 1Komentar

    Ahli Geologi Sarankan Tunggu Uji Lab Kimia Air Komunitas Save Sagea yang mengawal bencana tercemarnya sungai Sagea menjelaskan bahwa  setelah tim investigas lakukan tugasnya,  di mana tim yang merupakan gabungan masyarakat pemerintah  yang turun lapangan belum punya kesimpulan apa pun. Baik yang lakukan pemantauan melalui udara dengan  heli maupun melalui perjalanan darat. Adlun Fikri Juru […]

expand_less