Breaking News
light_mode
Beranda » Polmas » Abnaulkhairaat Buka Posko Bantuan Bencana

Abnaulkhairaat Buka Posko Bantuan Bencana

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 18 Jan 2021
  • visibility 523

Harap Para Donatur Salurkan Bantuan Lewat Posko Ini

Menyikapi kondisi bencana alam yang terjadi di beberapa tempat di Kabupaten Halmahera Utara, para alumni lembaga pendidikan Alkahiraat atau lebih dikenal dengan Abnaulkhairaat Maluku Utara langsung mengambil langkah cepat. Para abnaulkhairaat  langsung  gerak cepat membuat posko penggalangan dana bantuan untuk korban bencana  banjir itu.

Pembentukan Posko  itu dilaksanakan pada Minggu (17/1). “Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang jadi korban bencana alam banjir dan tanah longsong di  Halmahera Utara Sabtu (16/1/ 2021,” kata Ketua Posko Halid Alkatiri  melalui rilis yang dikriim ke media ini.

evkuasi warga oleh tim SAR Halut dok SAR

Melalui Panitia Temu Alumni Abnaulkharaat (TAA)    posko bencana Abnaulkhairaat dipusatkan di sekretariat TAA 2021 (rumah abna) di Jalan Kakatua no. 115 Kalumpang Ternate nomor kontak +62 813-8228-7161.

Adapun komposisi pengurus posko bantuan bancana Abnaulkhairaat terdiri dari, ketua Halid Alkatiri SH. MA, Sekretaris Mujur G. Somadayo Bendahara Hi. Tamhid Abubakar, SAg. Bidang Logistik Nizar Assagaf, Bidang kesehatan Sahdia Djalal, Bidang Perlengkapan Sofyan Amir.

Sekretaris Posko bantuan abnaulkhairat Mujur Somadayo  mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh dari Abnaulkhairaat di Tobelo  kondisi wilayah terdampak   berada di Kecamatan  Galela Selatan desa Togawa, Soakonora dan Roko. Desa Togawa ada 61 Kepala Keluarga  dengan 285 jiwa, Desa Soakonoradua 11 jiwa, Desa Roko 4 KK dengan 8 jiwa.

“Berdasarkan fakta tersebut maka ketua posko bantuan bencana abnaulkhairaat Halid Alkatiri, merecanakan segera menggalang bantuan mulai Minggu (17/1) dan akan disalurkan kamis (21/1 2021. Posko bantuan bencana Abnaulkhairaat ini katanya akan terus mengupdate perkembangan di lokasi bencana secara intensif serta memastikan kebutuhan pengungsi korban bencana sehinggga penggalangan bantuan dan penyaluranya benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan korban pengungsi.

“Posko bantuan bencana Abnaulkhairaat juga akan didirikan di lokasi bencana. Posko yang didirikan   bersifat permanen dikelola untuk membantu penanggulangan korban bencana alam tidak hanya di Maluku Utara  tetapi juga di seluruh Indonesia,” jelas Mujur.    

Mujur juga mengharapkan Abnaulkhairaat  atau siapa saja dan di mana saja yang ingin menyalurkan bantuanya bisa melalui posko ini atau melalui nomor rekening Bank BRI 2129-01-001783-53-8 atasnama Tamhid  Abubakar SAg. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Luncurkan Peta Jalan dan Panduan Aksi Ekosistem Karbon Biru di COP 30 Brazil

    Indonesia Luncurkan Peta Jalan dan Panduan Aksi Ekosistem Karbon Biru di COP 30 Brazil

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    BELEM, (19/11) – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Lingkungan Hidup secara resmi meluncurkan Peta Jalan dan Panduan Aksi Ekosistem Karbon Biru Indonesia pada COP 30 UNFCCC di Belém, Brasil, Senin (17/11). Dokumen ini memberikan arah kebijakan dan langkah terkoordinasi untuk melindungi, memulihkan, dan mengelola ekosistem karbon biru, yakni mangrove, padang lamun, […]

  • MUI: Haram Buang Sampah ke Sungai, Laut dan Danau

    MUI: Haram Buang Sampah ke Sungai, Laut dan Danau

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Mahmud Ici
    • visibility 724
    • 0Komentar

    Munas Majelis Ulama Indonesia (MUI) XI Tahun 2025 di Jakarta pada 20-23 November lalu ternyata turut membahas salah satu persoalan lingkungan  krusial yakni masalah sampah. Munas  itu kemudian menghasilkan fatwa bagi  warga yang membuang sampah sembarangan di sungai, danau dan laut. “Membuang sampah ke sungai, danau dan laut hukumnya haram karena dapat mencemari sumber air […]

  • Kerusakan Hutan di Obi Cukup Serius

    • calendar_month Sen, 2 Jul 2018
    • account_circle
    • visibility 950
    • 0Komentar

    Temuan FWI 90 Persen Lahan Dikuasai Perusahaan Suara Muhammad  Risman terdengar lantang di pagi  menjelang siang pada Kamis (20/4) lalu. Dia bersuara  memprotes penderitaan  warga Pulau Obi yang hingga kini tak mendapatkan perhatian. Protes  ini cukup  beralasan karena  di Obi  saat ini  sedang terjadi eksploitasi  besaran- besaran oleh perusahaan tambang dan HPH. Sementara kondisi warganya […]

  • Ada 3 Spesies Baru Ditemukan Pada 2023

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 681
    • 1Komentar

    Sejak 2021 -2023 Ada 90 Spesies TSL Baru Berdasarkan hasil eksplorasi BRIN dan KLHK, lebih dari 90  jenis spesies baru telah ditemukan dalam kurun waktu tahun 2021-2023. Berbagai spesies baru tumbuhan dan satwa liar (TSL) telah banyak ditemukan, baik di dalam kawasan konservasi maupun di luar kawasan hutan. Rilis yang dikeluarkan oleh Kementeruan Lingkungan Hidup […]

  • Di Mare akan Dikembangkan Jambu Mente

    • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
    • account_circle
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Pulau Mare Tidore Kepulauan  yang  menjadi pusat gerabah di Maluku Utara,   segera dikembangkan menjadi pusat produksi jambu mente di  Maluku Utara. Pihak Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ternate- Tidore    berencana mengembangkan lahan hutan lindung  di  Pulau Mare ini dengan tanaman jambu mente.  Data  Kesatuan Pengelolaan   Hutan (KPH) Ternate-Tidore  menunjukan dari luas hutan lindung Pulau Mare […]

  • KKP Kepulauan Sula Kaya Potensi Belum Terkelola Baik

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 926
    • 0Komentar

    Kawasan konservasi Kepulauan Sula di Kabupaten Kepulauan Sula  di Provinsi Maluku Utara mencakup enam kecamatan, yaitu Kecamatan Sanana, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kecamatan Sulabesi Timur, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kecamatan Mangoli Timur, dan Kecamatan Mangoli Tengah. Terdapat 35 desa di enam kecamatan  masuk di dalam wilayah konservasi  Kepulauan Sula. KKP Sula yang masuk dalam Taman Pesisir […]

expand_less