Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Kejar Kualitas Riset, LIPI-Unkhair Jalin Kerjasama

Kejar Kualitas Riset, LIPI-Unkhair Jalin Kerjasama

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
  • visibility 585

Untuk mendorong adanya riset yang berkualitas, hal yang utama dibutuhkan adalah adanya kerjasama  atau kolaborasi antarlembaga.  Hal inilah yang saat ini dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan  Indonesia (LIPI)  dengan Universitas Khairun Ternate (Unkhair).  Kedua lembaha ini  menjalin Kerjasama untuk tujuan ke arah tersebut. 

Kesepakatan kolaborasi tertuang dalam naskah perjanjian kerja sama antara Deputi Bidang Ilmu Kebumian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan Rektor Universitas Khairun pada Selasa (8/7), di Jakarta.

Dikutip dari situs LIPI.go.id disebutkan bahwa  Kerjasama itu dilakukan  dengan penandatanganan nota Kerjasama yang ditandatangani langsung rector Unkhari Profesor Dr Husen Alting dengan Plh. Kepala LIPI Agus Haryono.

Agus  dalam pertemuan itu mengatakan, pertemuan tersebut merupakan sebuah langkah yang baik untuk meningkatkan pemanfaatan kualitas hasil penelitian di Indonesia. “Kolaborasi antara Universitas Khairun dengan LIPI secara informal sudah banyak dilakukan, diharapkan dengan adanya kolaborasi secara formal ini bisa lebih meningkatkan pengelolaan bersama aset-aset LIPI di Ternate,” ungkap Agus. 

Ia mengatakan, aset milik LIPI akan lebih optimal apabila dimanfaatkan dan dikelola bersama dengan Universitas Khairun yang lokasinya berdekatan dengan stasiun riset LIPI. “Stasiun penelitian LIPI di berbagai lokasi menjadi lebih bermanfaat dan menunjang program Tri Dharma perguruan tinggi dan penyelenggaraan pemerintahan terkait riset oleh pemerintah daerah,” terang Agus. 

Maluku Utara dengan LIPI Bidang Oceanografinya penting melakukan riset soal pesisir, kelautan dan pulau pulau kecil foto M wandi Buamona

Berkaitan dengan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) program dari Kemendikbud, Agus menjelaskan, LIPI membuka kesempatan kepada mahasiswa dan dosen untuk memanfaatkan fasilitas laboratorium yang ada seperti di kampus Cibinong, Serpong, Bandung, Ancol sehingga fungsi pemanfaatannya akan lebih luas dan optimal.  Dia menambahkan,  Perjanjian Kerja Sama ini bisa diperluas ke beberapa riset dan inovasi secara nasional.

Rektor Universitas Khairun, Husen Alting dalam sambutannya mengatakan dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khusunya kegiatan dengan LIPI dan industri ke depan,  secara bersama sama untuk mendorong pengembangan daerah. “Dengan adanya kerja sama ini diharapkan adanya pertukaran dosen dan peneliti, serta proses pembelajaran dari peneliti LIPI yang dapat memberikan edukasi kepada mahasiswa dan dosen di Universitas Khairun,” ulasnya.

Husen mengharapkan, program MBKM yang akan dicapai Universitas Khairun kedepan bukan hanya sebatas di lingkungan Maluku Utara saja tetapi juga memberikan  fasilitas laboratorium yang ada di Indonesia. “Fasilitas yang ada akan dimanfaatkan untuk riset dan proses pembelajaran sehingga dapat dihasilkan riset-riset unggulan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Iklim Berdampak Serius bagi Anak Indonesia

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Save The Children-KLHK-AJI Usung Aksi  Generasi  Iklim Laporan global Save the Children “Born into the Climate Crisis” dan dirilis  September 2021 menjelaskan, krisis iklim di Indonesia membawa dampak nyata dan dirasakan oleh anak-anak saat ini. Anak-anak di Indonesia yang lahir tahun 2020 berisiko menghadapi 3 kali lebih banyak ancaman banjir dari luapan sungai, 2 kali […]

  • Kebijakan Donald Trump Berdampak ke Maluku Utara

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle
    • visibility 739
    • 0Komentar

    Program USAID BerIKAN Terancam Ditutup Terpilihnya Presiden Amerika Serikat yang baru  Donald Trump  memberi dampak bagi  pemberian donor bagi sejumlah Negara di dunia termasuk Indonesia. Bahkan dampaknya sampai ke Maluku Utara.  Salah satu yang  ikut berdampak dari kebijakan Donald Trump itu adalah  closing program  Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau  yang dikenal dengan USAID.  Lembaga […]

  • Greenpeace: Wajib Lindungi Laut 30×30 2030

    • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Para aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk bertuliskan pesan “LINDUNGI LAUT SELAMANYA” di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat,  Kamis, 23 Februari 2023. Aksi  ini sebagai bentik desakan kepada pemerintah Indonesia untuk meningkatkan komitmen melindungi lautan. Aksi ini berlangsung bersamaan dengan diselenggarakannya  perundingan untuk Perjanjian Laut Internasional atau Global Ocean Treaty di kantor Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), […]

  • AIR

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 634
    • 1Komentar

    Sungai Tayawi di Taman Nasional Ake Tajawe Sofyan Ansar

  • Toyom, Pohon Penyembuh Luka dari Halmahera

    • calendar_month Sab, 23 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 870
    • 0Komentar

    Sterculia oblongifolia atau yang dikenal dengan sebutan toyom merupakan tumbuhan yang sangat bermakna bagi masyarakat sekitar Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Halmahera Timur, Maluku Utara. Tumbuhan ini berperan penting dalam kehidupan komunitas suku Togutil di sana yang masih nomaden foto KLHK

  • Perdagangan TSL Dilindungi di Malut Menurun    

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Eksploitasi, terutama penangkapan dan perdagangan ilegal tumbuhan dan satwa liar (TSL)  dilindungi di Maluku Utara, mengalami penurunan drastis. Ini berbeda di bawah tahun 2020, kasus penjualan dan penangkapan hewan endemic seperti burung jenis paruh bengkok  sangat massive dan terjadi berulang kali. Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) sejak 2022 dan 2023 ini belum mendapatkan laporan atau […]

expand_less