Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Kejar Kualitas Riset, LIPI-Unkhair Jalin Kerjasama

Kejar Kualitas Riset, LIPI-Unkhair Jalin Kerjasama

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
  • visibility 672

Untuk mendorong adanya riset yang berkualitas, hal yang utama dibutuhkan adalah adanya kerjasama  atau kolaborasi antarlembaga.  Hal inilah yang saat ini dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan  Indonesia (LIPI)  dengan Universitas Khairun Ternate (Unkhair).  Kedua lembaha ini  menjalin Kerjasama untuk tujuan ke arah tersebut. 

Kesepakatan kolaborasi tertuang dalam naskah perjanjian kerja sama antara Deputi Bidang Ilmu Kebumian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan Rektor Universitas Khairun pada Selasa (8/7), di Jakarta.

Dikutip dari situs LIPI.go.id disebutkan bahwa  Kerjasama itu dilakukan  dengan penandatanganan nota Kerjasama yang ditandatangani langsung rector Unkhari Profesor Dr Husen Alting dengan Plh. Kepala LIPI Agus Haryono.

Agus  dalam pertemuan itu mengatakan, pertemuan tersebut merupakan sebuah langkah yang baik untuk meningkatkan pemanfaatan kualitas hasil penelitian di Indonesia. “Kolaborasi antara Universitas Khairun dengan LIPI secara informal sudah banyak dilakukan, diharapkan dengan adanya kolaborasi secara formal ini bisa lebih meningkatkan pengelolaan bersama aset-aset LIPI di Ternate,” ungkap Agus. 

Ia mengatakan, aset milik LIPI akan lebih optimal apabila dimanfaatkan dan dikelola bersama dengan Universitas Khairun yang lokasinya berdekatan dengan stasiun riset LIPI. “Stasiun penelitian LIPI di berbagai lokasi menjadi lebih bermanfaat dan menunjang program Tri Dharma perguruan tinggi dan penyelenggaraan pemerintahan terkait riset oleh pemerintah daerah,” terang Agus. 

Maluku Utara dengan LIPI Bidang Oceanografinya penting melakukan riset soal pesisir, kelautan dan pulau pulau kecil foto M wandi Buamona

Berkaitan dengan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) program dari Kemendikbud, Agus menjelaskan, LIPI membuka kesempatan kepada mahasiswa dan dosen untuk memanfaatkan fasilitas laboratorium yang ada seperti di kampus Cibinong, Serpong, Bandung, Ancol sehingga fungsi pemanfaatannya akan lebih luas dan optimal.  Dia menambahkan,  Perjanjian Kerja Sama ini bisa diperluas ke beberapa riset dan inovasi secara nasional.

Rektor Universitas Khairun, Husen Alting dalam sambutannya mengatakan dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khusunya kegiatan dengan LIPI dan industri ke depan,  secara bersama sama untuk mendorong pengembangan daerah. “Dengan adanya kerja sama ini diharapkan adanya pertukaran dosen dan peneliti, serta proses pembelajaran dari peneliti LIPI yang dapat memberikan edukasi kepada mahasiswa dan dosen di Universitas Khairun,” ulasnya.

Husen mengharapkan, program MBKM yang akan dicapai Universitas Khairun kedepan bukan hanya sebatas di lingkungan Maluku Utara saja tetapi juga memberikan  fasilitas laboratorium yang ada di Indonesia. “Fasilitas yang ada akan dimanfaatkan untuk riset dan proses pembelajaran sehingga dapat dihasilkan riset-riset unggulan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Diimbau Jaga Pola Hidup Bersih

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
    • account_circle
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Penyuluhan kesehatan yang digelar Pakativa dan Mayana di kawasan Jembatan Jiko Cobo Tidore

  • Wacana Konsesi Tambang untuk Kampus Harus Ditolak

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle
    • visibility 898
    • 0Komentar

    Wacana konsesi tambang untuk kampus melalui revisi UU 3/2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) mesti ditolak. Lewat wacana itu, pemegang otoritas berupaya menggerus independensi kampus sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada tridarma. Kampus seyogianya menjadi kompas moral dan intelektualitas, bukan jadi alat negara untuk mencuci  Praktik-praktik buruk industri ekstraktif. Ilham Majid, dosen Universitas […]

  • Sebuah Catatan Tentang  Laut Maluku Utara

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 1.214
    • 1Komentar

    Dari Tambang, Sampah  hingga Matinya Mamalia Laut Studi dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), menyebutkan bahwa sekitar 72 persen bagian dari bumi tertutup air. 97 persen air yang ada  adalah  lautan.    Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, terbentang dari Sabang sampai Merauke,   dengan 17.499 pulau besar dan kecil  memiliki  luas wilayah  sekitar […]

  • AIR

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 700
    • 1Komentar

    Sungai Tayawi di Taman Nasional Ake Tajawe Sofyan Ansar

  • Perkuat Ketahanan Masyarakat Pesisir,  MDPI Gelar Festival Kesehatan dan Pelatihan Keselamatan di Pulau Buru

    Perkuat Ketahanan Masyarakat Pesisir, MDPI Gelar Festival Kesehatan dan Pelatihan Keselamatan di Pulau Buru

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Kesehatan dan keselamatan nelayan menjadi semakin penting. Di tengah tingginya risiko kerja yang dihadapi saat melaut. Bagi keluarga nelayan, akses terhadap layanan kesehatan preventif yang rutin dan dekat dengan aktivitas sehari-hari menjadi kebutuhan mendasar dalam menjaga produktivitas dan keselamatan. Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) memandang bahwa kesehatan dan keselamatan nelayan merupakan fondasi penting dalam membangun […]

  • Krisis Iklim Berdampak Serius bagi Anak Indonesia

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Save The Children-KLHK-AJI Usung Aksi  Generasi  Iklim Laporan global Save the Children “Born into the Climate Crisis” dan dirilis  September 2021 menjelaskan, krisis iklim di Indonesia membawa dampak nyata dan dirasakan oleh anak-anak saat ini. Anak-anak di Indonesia yang lahir tahun 2020 berisiko menghadapi 3 kali lebih banyak ancaman banjir dari luapan sungai, 2 kali […]

expand_less