Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Kejar Kualitas Riset, LIPI-Unkhair Jalin Kerjasama

Kejar Kualitas Riset, LIPI-Unkhair Jalin Kerjasama

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
  • visibility 393

Untuk mendorong adanya riset yang berkualitas, hal yang utama dibutuhkan adalah adanya kerjasama  atau kolaborasi antarlembaga.  Hal inilah yang saat ini dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan  Indonesia (LIPI)  dengan Universitas Khairun Ternate (Unkhair).  Kedua lembaha ini  menjalin Kerjasama untuk tujuan ke arah tersebut. 

Kesepakatan kolaborasi tertuang dalam naskah perjanjian kerja sama antara Deputi Bidang Ilmu Kebumian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan Rektor Universitas Khairun pada Selasa (8/7), di Jakarta.

Dikutip dari situs LIPI.go.id disebutkan bahwa  Kerjasama itu dilakukan  dengan penandatanganan nota Kerjasama yang ditandatangani langsung rector Unkhari Profesor Dr Husen Alting dengan Plh. Kepala LIPI Agus Haryono.

Agus  dalam pertemuan itu mengatakan, pertemuan tersebut merupakan sebuah langkah yang baik untuk meningkatkan pemanfaatan kualitas hasil penelitian di Indonesia. “Kolaborasi antara Universitas Khairun dengan LIPI secara informal sudah banyak dilakukan, diharapkan dengan adanya kolaborasi secara formal ini bisa lebih meningkatkan pengelolaan bersama aset-aset LIPI di Ternate,” ungkap Agus. 

Ia mengatakan, aset milik LIPI akan lebih optimal apabila dimanfaatkan dan dikelola bersama dengan Universitas Khairun yang lokasinya berdekatan dengan stasiun riset LIPI. “Stasiun penelitian LIPI di berbagai lokasi menjadi lebih bermanfaat dan menunjang program Tri Dharma perguruan tinggi dan penyelenggaraan pemerintahan terkait riset oleh pemerintah daerah,” terang Agus. 

Maluku Utara dengan LIPI Bidang Oceanografinya penting melakukan riset soal pesisir, kelautan dan pulau pulau kecil foto M wandi Buamona

Berkaitan dengan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) program dari Kemendikbud, Agus menjelaskan, LIPI membuka kesempatan kepada mahasiswa dan dosen untuk memanfaatkan fasilitas laboratorium yang ada seperti di kampus Cibinong, Serpong, Bandung, Ancol sehingga fungsi pemanfaatannya akan lebih luas dan optimal.  Dia menambahkan,  Perjanjian Kerja Sama ini bisa diperluas ke beberapa riset dan inovasi secara nasional.

Rektor Universitas Khairun, Husen Alting dalam sambutannya mengatakan dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khusunya kegiatan dengan LIPI dan industri ke depan,  secara bersama sama untuk mendorong pengembangan daerah. “Dengan adanya kerja sama ini diharapkan adanya pertukaran dosen dan peneliti, serta proses pembelajaran dari peneliti LIPI yang dapat memberikan edukasi kepada mahasiswa dan dosen di Universitas Khairun,” ulasnya.

Husen mengharapkan, program MBKM yang akan dicapai Universitas Khairun kedepan bukan hanya sebatas di lingkungan Maluku Utara saja tetapi juga memberikan  fasilitas laboratorium yang ada di Indonesia. “Fasilitas yang ada akan dimanfaatkan untuk riset dan proses pembelajaran sehingga dapat dihasilkan riset-riset unggulan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna Lelayan Bagi Orang Patani, Maba dan Weda

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Leleyan dalam pengertain umum  orang Maluku Utara adalah sebuah gerakan gotong royong yang terus dilestarikan hingga kini.   Tidak sekadar gotong royong,  tradisi ini  adalah  sebuah kecerdasan lokal (local genious) atas pandangan hidup masyarakat. Terutama untuk masyarakat  Patani, Maba dan Weda untuk saling membantu, mengasihi, memberi dukungan, baik materi maupun non materi terhadap dua peristiwa […]

  • Pemkot Ternate akan Bangun Pusat Studi dan Riset Rempah

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 490
    • 1Komentar

    Bentang Artefak sejarah tentang kejayaan rempah di masanya/ foto istimewa

  •  Ini Urgensinya Energi Bersih dan Terbarukan  

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Salah satu penyumbang emisi terbesar yang berdampak pada Krisis iklim adalah sektor energi, sementara komitmen untuk transisi energi menuju energi bersih dan terbarukan seolah berjalan lambat. Di sisi lain masih banyak wilayah di Indonesia yang belum menikmati listrik seperti yang dinikmati di daerah perkotaan. Untuk membedah masalah ini, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bersama BBC […]

  • Hutan dan Laut  Malut Makin Terancam

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle
    • visibility 421
    • 1Komentar

    Salah satu peserta aksi Hari Bumi yang membawa Pamflet berisi pesan Jaga Laut Maluku Utara foto M Ichi

  • Ini Lima Pemenang LiveWIRE Energy Solutions 2024

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Shell Indonesia memberikan penghargaan kepada lima pengusaha muda di bidang energi sebagai pemenang Shell LiveWIRE Energy Solutions 2024. Pemilihan untuk pemenang program pengembangan kewirausahaan ini telah melalui serangkaian proses seleksi dan pelatihan sejak awal tahun hingga penilaian akhir yang melibatkan panelis dari pimpinan perusahaan investasi, ahli, dan akademisi pada Juli 2024 di Mandalika, Lombok, Nusa […]

  • Warga Desa Idamdehe Jailolo Kekeringan Air

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
    • account_circle
    • visibility 222
    • 0Komentar

    JAILOLO-Suda sebulan warga masyarakat desa Idamdehe kecamatan jailolo tidak mengkonsumsi air bersih. “Ini akibat dari musim  kemarau beberapa bulan belakangan ini.  Akibatnya sumber mata air bersih di desa kami kering, sejak awal Maret lalu hingga kini warga masyarakat desa Idamdehe kesulitan air bersih” Kata Ketua BPD Desa Idamdehe Dudi Yabu  belum lama ini. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga […]

expand_less