Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Ingatkan Warga Kota Ternate Hemat, Jaga dan Rawat Air

Ingatkan Warga Kota Ternate Hemat, Jaga dan Rawat Air

  • account_circle
  • calendar_month Sab, 18 Mar 2023
  • visibility 490

Kampanye Jalanan Komuntas Save Ake Gaale Ternate

Hari Air Sedunia atau World Water Day yang diperingati warga dunia pada 23 Maret setiap tahun, selalu diperingati juga kelompok masyarakat di Kelurahan Sangaji Kota Ternate Utara, terutama mereka yang berada di kawasan sumber mata air Ake Gaale.  

Ada beragam cara dilakukan. Salah satunya sebelum masuk puncak peringatan, digelar berbagai kegiatan. Warga yang terdiri dari kelompok pemuda dan masyarakat umum di kelurahan ini, sudah menggelar sejumlah kegiatan. Terbaru Sabtu (18/3/2023) warga berbondong-bondong turun ke jalan menggelar kampanye jalanan    dengan parade kendaraan bermotor  di beberapa ruas jalan di kota Ternate. Kegiatan yang dikawal oleh aparat keamanan itu digelar Sabtu pagi dimulai titik start nya  di Kelurahan Sangaji menuju pusat kota. Dari  pusat kota, kawasan tapak terus jalan Ahmad Yani  menuju Jalan Hasan Esa berbalik ke Utara  Jalan Mononutu, selanjutnya terus sampai   Kelurahan Dufa-dufa dan kembali ke Sangaji.

Di kawasan pusat kota sempat beberapa kali berhenti dan membentangkan spanduk bertuliskan “Mempercepat Perubahan untuk Mengatasi Krisis Air dan Sanitasi” sembari mengingatkan warga kota pentingnya menjaga dan merawat sumber air   di pulau Ternate.

Sekadar diketahui kawasan Ake Gaale sebagai salah satu sumber mata air di Ternate memberi sumbangan penting ketersediaan air bagi warga kota Ternate.    

“Kegiatan hari ini adalah  bagian dari konsistensi kami Komunitas Save Ake Gaale dan masyarakatnya menyuarakan peyelamatan air di kota Ternate.  Kami concern  issue air sejak tahun 2015.  Perlu diketahui  bahwa Save Ake Gaale berdiri tahun 2001 dan tetap mengawal isyu air hingga sekarang,” kata Ketua Komunitas Save Ake Gaale Alwan M Arif.

Dia bilang setiap tahun tidak melewatkan  peringata hari air sedunia   dengan  kampanye penyelamatan air. Berbagai cara menyuarakan pentingnya melestarikan air sebagai sumber kehiduapan utama manusia, selain oksigen dan makanan. “Modal kami adalah semangat anak muda dan dukungan masyarakat,” jelasnya. Komunitas Save Ake Gaale saat ini  bahkan  bergerak ke bidang budaya dan seni. Semuanya mempunyai tujuan sama yaitu ” Menyelamatkan Air, Selamatkan Alam”.

Apa yang dilakukan ini sebenarnya adalah upaya  menyamakan persepsi seluruh warga kota Ternate dengan gerakan nyata lebih bijak menggunakan air. Ini juga  upaya membangun penyadaran.  Pelan tapi pasti pemerintah dan mereka yang mempunyai wewenang mengatur penggunaan air akan sadar bahwa tidak boleh terlena dengan cara lama, hanya terus menerus mengeksploitasi air.  Sudah saatnya melakukan konservasi  sumber daya air yang ada.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersih Pantai, Monitoring Karang dan Tanam Mangrove

    • calendar_month Sab, 30 Okt 2021
    • account_circle
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Aksi FPIK Unkhair di Hari Sumpah Pemuda   Salah satu persoalan yang cukup mengkhawatirkan di bidang lingkungan terutama di kawasan laut Pulau Ternate, adalah sampah. Lebih lebih untuk sampah plastik. Hasil  temuan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Khairun Ternate menunjukan, sampah plastik   yang diproduksi masyarakat Kota Ternate dan sekitarnya sudah sangat miris.    […]

  • Cara Menyiapkan Warga Adaptif Ketika Bencana (2 habis)

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Bagaimana Melakukannya di Komunitas? Bencana baik alam maupun non alam berdampak cukup serius bagi warga.  Pandemi Covid-19 misalnya, membuat hampir semua orang menjadi kurang produktif.  Pemenuhan kebutuhan hidup di masa pandemi pun  jadi tantangan.   Warga menjadi sangat rentan terutama  dalam memenuhi kebutuhan pangan. Karena itu perlu membangun  ketangguhan. Menata kembali kehidupan sosial dan lingkungan, yang […]

  • Warga Kasubibi Kembangkan Padi Ladang

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle
    • visibility 496
    • 2Komentar

    Program TEKAD Dampingi dan Buat Sekolah Lapang Program pemerintah bernama Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) menunjukan hasil menggembirakan.  Program yang didanai APBN dan International Fund for Agriculture Development (IFAD)  ini,  di Maluku Utara  difokuskan di Kabupaten Halmahera Selatan, Halmahera  Barat  dan Halmahera Tengah di  4 kecamatan dan 20 desa.   Salah satu daerah dampingan TEKAD […]

  • Aksi Lingkungan, Masyarakat Bisa Akses Dana 2 Ribu hingga 50 Ribu Dolar

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Saat  ini pemerintah Indonesia melalui Kementerian KLHK sedang menyiapkan sekema pendanaan agar masyarakat bisa mengakses dana untuk kepentingan lingkungan hidup. Dana  itu  dikelola Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).    Melalui dana ini  masyarakat bisa mengajukan   kepada BPDLH untuk   kegiatan yang berkaitan lingkungan hidup.Melalui Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan, masyarakat   memiliki akses mudah pendanaan untuk […]

  • Petaka Perubahan Iklim Global Ancam Bumi

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 537
    • 1Komentar

    Kenaikan Permukaan air laut menyebabkan abrasi dan pengikisan daratn foto Asrul Lamunu

  • Cerita Kehancuran Pulau  di Halmahera dan Sulawesi Hadir Dalam Diskusi COP di  Brazil

    Cerita Kehancuran Pulau  di Halmahera dan Sulawesi Hadir Dalam Diskusi COP di  Brazil

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Nikel jadi Sumber Kehancuran Ruang Masayarakat Adat  Di tengah  gegap gempita janji-janji iklim yang digaungkan para pemimpin dunia dalam ruang-ruang negosiasi COP30 di Belém, Brazil, nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global. Dalam diskusi side event COP30 Centering Justice and Responsible Critical Minerals Governance di Ford Foundation Pavilion, suara-suara masyarakat […]

expand_less