Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Melihat Kehati Halmahera Lewat Bird Race Competition   

Melihat Kehati Halmahera Lewat Bird Race Competition   

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
  • visibility 290

Halmaherapedia– International Bird Race Competition 2026 pertama digelar di  Maluku Utara. Acara  ini secara resmi dibuka pada Senin (27/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata (BTNAL) ini diikuti  puluhan peserta dari berbagai latar belakang.  Mahasiswa, sektor swasta, fotografer profesional, hingga  dari mancanegara.

Acara ini digelar sebagai bentuk memperkenalkan potensi pusat keanekaragaman hayati di Pulau Halmahera. Lokasi  kegiatannya di   kawasan Taman Nasional Aketajawe Lolobata (Ajalo).

Kepala Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Budhi Chandra menjelaskan, Ajalo International Bird Race 2026 menjadi ajang pengamatan  dan fotografi burung yang mempertemukan pegiat konservasi, pengamat burung, hingga fotografer alam dari berbagai daerah.

“Kegiatan akan berlangsung mulai  27 hingga 29 Juli 2026,”jelasnya.

Foto bersama usai acara pembukaan foto humas Pemprov Malut

Ajalo International Bird Race ini dibagi dalam dua   kategori  lomba, yaitu Lomba Birding dan Bird Photography. Kategori birding dapat diikuti   individu maupun tim   terdiri atas satu hingga tiga orang.Sementara kategori fotografi burung diperuntukkan bagi peserta perorangan.

“Bird race atau lomba pengamatan burung merupakan sebuah kegiatan yang menggabungkan olahraga alam, penelitian ilmiah sederhana, dan semangat konservasi,” jelas Chandra.

Kegiatan ini sebenarnya merupakan  rangkaian   menyongsong peringatan Hari Konservasi Alam Nasional sekaligus bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menjaga kelestarian sumber daya alam dan keanekaragaman hayati.

Kegiatan ini berkembang di Indonesia bukan hanya sebagai ajang kompetisi, melainkan juga  bentuk  gerakan  memperkuat komunitas pengamat burung di Nusantara dalam upaya meningkatkan kepedulian masyarakat luas terhadap keanekaragaman hayati.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, H. Samsuddin A. Kadir, mengapreseasi  ajang bergengsi ini. Dia mengaku bangga karena TNAL  menjadi lokasi pelaksanaannya.

“Ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah gerakan nyata memperkenalkan dan mempromosikan potensi keanekaragaman hayati  Maluku Utara,”ujarnya.

Dalam kegiatan  Sekprov bersama Tenaga Ahli Kementerian Kehutanan melanjutkan agenda konservasi lingkungan dengan melepasliarkan burung  kakatua putih (Cacatua alba) dan burung nuri ternate (Lorius garrulus).

Sekprov  juga  menyampaikan kepada semua pihak bahwa ekowisata berbasis konservasi adalah masa depan pariwisata Indonesia, terutama di Maluku Utara.

“Mengedepankan  kelestarian alam, Maluku Utara siap tidak hanya menjaga keberlangsungan ekosistem, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat local,” katanya.  Ini tidak hanya  menjadi destinasi unggulan  di tingkat nasional  tetapi juga di panggung internasional.

Kegiatan ini juga  jadi titik awal menyongsong peringatan Hari Konservasi Alam Nasional pada 10 Agustus medatang, sekaligus bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menjaga kelestarian sumber daya alam dan keanekaragaman hayati.(aji/red)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Hari Bhakti Rimbawan, Diingatkan Jaga Hutan dan Perubahan Iklim

    • calendar_month Kam, 17 Mar 2022
    • account_circle
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Kehutanan M Syukur Lila saat melakukan penanman pohon di pantai Doe doe Guraping sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhakti Rimbawan ke 39 16 Maret 2022

  • Negara Dibutuhkan Hadir di Tengah Warga Pesisir

    • calendar_month Sab, 21 Apr 2018
    • account_circle
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Masyarakat pesisir yang mendiami seluruh pulau di Indonesia termasuk Maluku Utara, sangat membutuhkan perlindungan dari Negara. Tujuannya untuk menghalau berbagai ancaman yang datang silih berganti kepada masyarakat. Ancaman tersebut, bisa berupa kriminal, kesejahteraan, sosial, dan lainnya. Yang paling mendasar, masyarakat pesisir saat ini banyak yang terancam akan kehilangan ruang penghidupannya di laut. Fakta itu menurut […]

  • Pulau Sumba Jadi Titik Nol Penetapan Hari Keadilan Ekologi   Dunia

    Pulau Sumba Jadi Titik Nol Penetapan Hari Keadilan Ekologi Dunia

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Mahmud Ici
    • visibility 988
    • 0Komentar

    Pulau Sumba yang dikenal dengan nama tanah humba   atau tanah marapu, menjadi titik nol ditetapkannya, hari Keadilan Ekologi dunia atau World EcologicaJustce Day. Hari penting ini digagas oleh Wahana Ligkungan Hidup Indonesia (WALHI) pada Sabtu 20 September 2025 bertepatan dengan kegiatan pertemuan nasional lingkungan  hidup (PNLH) WALHI ke XIV yang  dipusatkan di Kota Waingapu […]

  • Pengelolaan Pesisir dan Pulau Kecil Tak Berdasar Saintifik

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle
    • visibility 756
    • 0Komentar

    Ini Masukan Masyarakat Sipil untuk Capres dan Cawapres   Center of Maritim Reform for Humanity atau Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan mengingatkan semua pihak terutama para calon presiden dan wakil presiden  agar perlu memiliki ikhtiar yang kuat terhadap perbaikan bangsa terutama terkait isyu lingkungan hidup dan pertanahan dalam konteks pengelolaan perikanan dan sumberdaya agraria di […]

  • Butuh Aksi Nyata Bebaskan Laut Malut dari Sampah Plastik

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 741
    • 0Komentar

    Provinsi Maluku Utara memiliki luas mencapai 145.801 km2.  Terdiri dari 69,08 % merupakan lautan dan sisanya 30,92 adalah daratan. Secara geografis perairan Maluku Utara berada dalam Kawasan segitiga terumbu karang (coral triangle). Karena itu, perairan Maluku Utara memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi dan menjadi rumah bagi berbagai  spesies karang, jenis ikan, lumba-lumba dan penyu. […]

  • Berburu Kesempatan Kerja di UI Career

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 750
    • 1Komentar

    Ini  jadi kesempatan emas bagi mahasiswa semester akhir maupun mereka yang kategori fresh graduate yang ada di Maluku Utara danIndonesia umumnya . Peluang kerja tersedia di berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia. Bisa  berburu berbagai peluang itu  dalam UI CAREER, INTERNSHIP, SCHOLARSHIP  dan ENTREPENEURSHIP (CISE) EXPO MARET 2023 ini Melalui Career Development Center Universitas Indonesia (CDC […]

expand_less