Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Warga Desa Idamdehe Jailolo Kekeringan Air

Warga Desa Idamdehe Jailolo Kekeringan Air

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
  • visibility 486

JAILOLO-Suda sebulan warga masyarakat desa Idamdehe kecamatan jailolo tidak mengkonsumsi air bersih. “Ini akibat dari musim  kemarau beberapa bulan belakangan ini.  Akibatnya sumber mata air bersih di desa kami kering, sejak awal Maret lalu hingga kini warga masyarakat desa Idamdehe kesulitan air bersih” Kata Ketua BPD Desa Idamdehe Dudi Yabu  belum lama ini.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga desa setempat terpaksa harus mencari sumber mata air jauh dari pemukiman,” Karena air bersih di desa kami tidak lagi berfungsi, warga setiap hari harus membawa gallon  mencari sumber mata air jauh dari pemukiman yang jaraknya kurang lebih 2 kilo meter melewati jalan rusak”katanya.

Ternyata konsumsi air yang  tidak layak itu mengkibatkan   anak-anak dan balita di desa   itu mulai sakit-sakitan. ”Masalah ini sudah berulangkali kami sampaikan kepada pemerintah daerah, namun mereka beralasan akses jalan menuju desa kami tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Namun karena masalah ini sangat emergensi maka kami minta pemda mencari solusi terbaik menyangkut masalah yang dihadapi warga Idamdehe”katanya.

Soal ini Sekertaris Pengurus Masyarakat Adat Suku Wayoli Provinsi Maluku Utara Rino Lamo  mengancam jika waktu dekat pemda Halbar tidak mengambil langkah mengatasi persoalan air bersih  ini dirinya akan bersama warga desa setempat turun melakukan aksi.  “Pak bupati tolong lihat kondisi kekeringan air di desa kami, saat ini anak-anak dan balita di desa Idamdehe mulai sakit-sakitan  karena konsumsi air yang tidak layak,” katanya (ado/ici)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Cara Antisipasi Stok Pangan Saat Pandemi

    Ini Cara Antisipasi Stok Pangan Saat Pandemi

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle
    • visibility 661
    • 0Komentar

    Hasil kajian yang dilakukan  pemerintah provinsi Maluku Utara melalui  dokumen Food Security  and  Vurnerability  Atlas (FVSA), atau peta keamanan dan kerentanan pangan di Maluku Utara, menunjukan ada sejumlah sangat rawan pangan. Dasarnya  daerah daerah itu tidak mampu memproduksi  pangan  sendiri tetapi mengharapkan pasokan dari luar. Kabupaten  Kepulauan Sula dan Taliabu serta Tidore Kepulauan atau 23 kecamatan di […]

  • Potensi Keanekaragaman Hayati TWP Pulau Rao dan Mare (2)

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2020
    • account_circle
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Tiga Taman Wisata Perairan (TWP) yang telah dtetapkan memiliki berbagai keunggulan. Terutama  potensi ekologis baik di dalam laut maupun di kawasan pesisir,  seperti  hutan mangrove,  terumbu karang  maupun padang lamun dan  biota  di dalamnya. Sesuai data Rencana Pengelolaan dan Zonasi Taman Wisata Perairan TWP 2020-2040,  ketiga TWP yang telah ditetapkan itu memiliki  kekayaan dan keunikan […]

  • Kiprah KTH Ake Guraci Marikurubu Ternate

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 635
    • 3Komentar

    Bibit yang siap ditanam di lokasi izin KTH Ake Guraci Marikurubu/foto FB Juliaty Rahma Tuhulel

  • KTH Woda Oba Tidore Kepulauan Kirim Damar ke Surabaya

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 751
    • 1Komentar

    Diambil dari Hutan Desa Program Perhutanan Sosial Hasil hutan yang dikelola masyarakat   dalam program Perhutanan Social (PS) tidak hanya hasil hutan kayu.  Hasil non kayu serta jasa lingkungan juga bisa dikelola dan menjadi sumber pendapatan penting. Hal ini juga yang dilakukan Kelompok Tani Hutan (KTH)   Desa Woda Kecamatan Oba Tidore Kepulauan saat ini. KTH  Woda saat […]

  • Ada Apa, Kecelakaan Nelayan Selalu Berulang?  

    • calendar_month Ming, 4 Jun 2023
    • account_circle
    • visibility 623
    • 0Komentar

    Sebulan Tiga Orang  Jatuh dan Tewas  di Laut Tingkat kecelakaan nelayan makin mengkhawatirkan. Para nelayan  dengan perahu  kecil saat mencari ikan berulangkali  alami kecelakaan.  Terbaru  nelayan  Morotai yang keluar melaut selama tiga hari belum kunjung pulang. Laporan  yang diterima pihak Basarnas  nelayan bernama Kasmin Bangunan (45) asal Desa Tanjung Saleh Kabupaten  Pulau Morotai, Maluku Utara […]

  • 9 Ekor Paruh Bengkok Pulang ke Halmahera

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Burung burung tersebut saaat diangkut menuju Halmahera

expand_less