Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Warga Desa Idamdehe Jailolo Kekeringan Air

Warga Desa Idamdehe Jailolo Kekeringan Air

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
  • visibility 314

JAILOLO-Suda sebulan warga masyarakat desa Idamdehe kecamatan jailolo tidak mengkonsumsi air bersih. “Ini akibat dari musim  kemarau beberapa bulan belakangan ini.  Akibatnya sumber mata air bersih di desa kami kering, sejak awal Maret lalu hingga kini warga masyarakat desa Idamdehe kesulitan air bersih” Kata Ketua BPD Desa Idamdehe Dudi Yabu  belum lama ini.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga desa setempat terpaksa harus mencari sumber mata air jauh dari pemukiman,” Karena air bersih di desa kami tidak lagi berfungsi, warga setiap hari harus membawa gallon  mencari sumber mata air jauh dari pemukiman yang jaraknya kurang lebih 2 kilo meter melewati jalan rusak”katanya.

Ternyata konsumsi air yang  tidak layak itu mengkibatkan   anak-anak dan balita di desa   itu mulai sakit-sakitan. ”Masalah ini sudah berulangkali kami sampaikan kepada pemerintah daerah, namun mereka beralasan akses jalan menuju desa kami tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Namun karena masalah ini sangat emergensi maka kami minta pemda mencari solusi terbaik menyangkut masalah yang dihadapi warga Idamdehe”katanya.

Soal ini Sekertaris Pengurus Masyarakat Adat Suku Wayoli Provinsi Maluku Utara Rino Lamo  mengancam jika waktu dekat pemda Halbar tidak mengambil langkah mengatasi persoalan air bersih  ini dirinya akan bersama warga desa setempat turun melakukan aksi.  “Pak bupati tolong lihat kondisi kekeringan air di desa kami, saat ini anak-anak dan balita di desa Idamdehe mulai sakit-sakitan  karena konsumsi air yang tidak layak,” katanya (ado/ici)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toyom, Pohon Penyembuh Luka dari Halmahera

    • calendar_month Sab, 23 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Sterculia oblongifolia atau yang dikenal dengan sebutan toyom merupakan tumbuhan yang sangat bermakna bagi masyarakat sekitar Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Halmahera Timur, Maluku Utara. Tumbuhan ini berperan penting dalam kehidupan komunitas suku Togutil di sana yang masih nomaden foto KLHK

  • 11 LSM Gugat Badan Bank Tanah ke MA

    • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 574
    • 1Komentar

    Koalisi Masyarakat Sipil gugat aturan bank tanah. Foto: KPA

  • Desentralisasi  atau  Sentralisasi  Kelautan?

    • calendar_month Rab, 28 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 674
    • 2Komentar

    Penulis: Abdul Motalib Angkotasan  Mahasiswa S3 IPB dan Dosen Ilmu Kelautan  Universitas  Khairun   Otonomi daerah yang dicetuskan sejak 2001 bertujuan mendistribusikan kewenangan pusat ke daerah. Termasuk pengelolaan sumberdaya alam kelautan. Sejak berlakunya UU No 32/2004 tentang pemerintahan daerah, hak pengelolaan laut berada di tangan pemerintah daerah kabupat/kota. Kabupaten/Kota mengelola wilayah lautnya sejauh 0-4 mil […]

  • Sagu, Pangan Lokal dan Identitas Warga Sagea (2)

    • calendar_month Ming, 7 Jan 2024
    • account_circle
    • visibility 1.090
    • 0Komentar

    Terjualnya kebun sagu ikut memunculkan kekuatiran luar biasa terkait nasib pangan warga Sagea Weda Utara Halmahera Tengah Maluku Utara  di masa depan. Saat ini pangan lokal seperti pisang, singkong dan keladi saja hamper semua didatangkan dari luar daerah. Karena itu jika lahan sagu yang sudah terjual digusur perusahaan, pupuslah harapan warga setempat bisa mendapatkan sagu […]

  • Riset Kehati dan Lingkungan BRIN–UNIERA Kolaborasi

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2024
    • account_circle
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Maluku Utara merupakan bagian dari Kawasan Wallacea yang mempunyai keanekaragaman hayati (kehati) dan endemisitas yang tinggi. Karena kekayaan yang dimiliki tersebut   Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi (PREE), Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) dan Lembaga Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP) Universitas Halmahera (UNIRA) sepakat untuk menjalin […]

  • Ini Kajian AEER Soal Rencana HPAL Obi dan Morowali

    • calendar_month Kam, 4 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 680
    • 0Komentar

    Suasana laut dan pantai desa Kawasi Obi Halmahera Selatan/foto Ata Fatah

expand_less